Pengertian Ekonomi Islam, Ciri, Prinsip, Tujuan, dan Contohnya

Posted on

Ekonomi Islam Adalah

Pelaksanaan kegiatan ekonomi dapat dilakukan berdasarkan agama yang dianut seseorang atau menggunakan sistem ekonomi yang biasa digunakan diberbagai negara pada umumnya. Penggunaan sistem ini tergantung pada masing-masing negara. Apabila ingin menerapkan sistem ekonomi yang berdasarkan agama yang dianut maka sistem yang mungkin kita dengar selain sistem ekonomi konvensional adalah sistem ekonomi Islam. Sistem ekonomi Islam merupakan suatu sistem dimana sumber-sumber atau tatacara dalam kegiatan ekonomi sesuai dengan yang ada di Al-Qur’an dan Hadits.

Pada dasarnya bukan ekonomi yang Islam melainkan suatu sistem ekonomi yang berdasarkan etika dalam agama islam. Segala kegiatan berdasarkan etika yang diajarkan dalam agama Islam. Ciri dari ekonomi Islam, apabila menggunakan sistem ini maka terdapat keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan bersama. Prinsip dari sistem ekonomi ini ialah siapa pun yang memiliki harta maka wajib membayar zakat, sebagai bentuk rasa syukur atas harta yang dimiliki dan menyadari betul bahwa sebagian harta kita adalah milik orang lain. Tujuan ekonomi Islam ialah memberikan kebebasan individu untuk melakukan usahanya tanpa merugikan orang lain serta menciptakan keseimbangan mikro dan makro. Contoh kegiatan ekonomi Islam dapat dilihat dari sistem sewa yang telah diatur sedemikian rupa.

Ekonomi Islam

Ekonomi Islam sering kita kenal dengan sebutan ekonomi syari’ah yaitu menjalakan kegiatan ekonomi berdasarkan aturan yang berlaku dalam Al-Qur’an dan Hadits. Ekonomi syariah sangat menghargai peran setiap individu.

Peran setiap individu dianggap memiliki pengaruh tersendiri dalam kehidupan. Seseorang yang bertindak tidak boleh merugikan orang lain dem keuntungan pribadi atau memperkaya diri sendiri. Segala tindakan harus memikirkan kebaikan dari masyarakat luas.

Ekonomi Islam mengatur segala jenis etika yang berhubungan dengan manusia. Istilah yang sering digunakan ialah muamalah. Muamalah ialah bentuk hubungan manusia dengan manusia untuk menciptakan kemaslahatan bersama. Kemaslahatan tersebut akan tercapai apabila antara manusia satu dengan yang lain memiliki hubungan yang baik atau rukun.

Penerapan ekonomi islam dalam kehidupan sehari-hari merupakan salah satu bentuk tuntunan hidup sekaligus anjuran yang dapat kita lakukan. Ketika kita melakukan hal tersebut dapat dikatakan sebagai sarana ibadah yang dapat mengaplikasikan etika dan moral berdasarkan syari’ah islam.

Ekonomi Islam juga memiliki segala aturan tentang sewa menyewa, investai, jual beli, dan pemberian modal dalam suatu usaha. Bentuk-bentuk tersebut akan dijelaskan lebih lanjut dalam pembahasan dibawah ini.

Pengertian Ekonomi Islam

Ekonomi Islam atau yang sering kita sebut ekonomi syariah  ialah suatu ilmu yang mempelajari tentang perilaku ekonomi manusia yang berdasarkan aturan agama Islam yang didasari oleh tahuid sebagi mana yang terdapat dalam rukun iman dan rukun islam. Ketika melaksanakan ekonomi Islam dalam pelaksanaanya selalu kembali pada dasar yang digunakan dalam agama Islam.

Ekonomi islam merupakan sebuah cara pengendalian ilmu-ilmu ekonomi dengan menggunakan dasar prinsip-prinsip yang ada dalam Islam. Prinsip tersebut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi ekonomi Islam memiliki orientasi untuk kepentingan dunia dan akhirat.

Ekonomi Islam dalam pelaksanaannya dalam mengambil keputusan berdasarkan Al-qur’an, Hadits, Ijma’ Ulama, dan Qiyas. Sumber tersebut merupakan pedoman utama dalam mengambil keputusan.

Pengertian Ekonomi Islam Menurut para Ahli

Berdasarkan keadaan yang ada para ahli memiliki definisi terendiri terkait ekonomi Islam. Berikut beberapa definisi ekonomi Islam menurut para Ahli,

  1. Zaiuddin Ahmad, Pengertian ekonomi Islam ialah salah satu cara dalam menalokasikan semua harta yang kita miliki berdasarkan petujuk Allah SWT dan atas ke-ridhoannya.
  2. M. Akram Khan, Definisi ekonomi Islam ialah kesejahteraan manusia yang didapat dari segala jenis pemanfaatan sumber daya yang ada atas dasar kerjasama dan partisipasi.
  3. Muh. Abdul Mannan, Arti ekonomi Islam ialah sutau ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari berbagai jenis permasalahan ekonomi dari sudut pandang nilai-nilai Islam.

Ciri Ekonomi Islam

Mengenali suatu perekonomian memang tidak mudah. Ciri ini mempermudah kita dalam mengenal mana yang termasuk ekonomi Islam atau bukan. Berikut merupakan beberapa karakteristik ekonomi Islam.

  1. Kesatuan, mengutamakan kesatuan antar umat. Dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi tidak diperbolehkan untuk menyakiti atau merugikan salah satu yang akan membuat rasa kesatuan.
  2. Keseimbangan, selalu menyeimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat. Segala hal yang kita lakukan di dunia untuk bekal ke akhirat.
  3. Kebebasan, memberikan kebebasan untuk melakukan kegiatan apapun yang terpenting tidak melewati batas-batas yang telah ditentukan dalam etika Islam dalam bermualmalah.
  4. Tanggung Jawab, apapun yang telah ia lakukan harus diselesaikan berdasarkan ke mampuan masing-masing.

Prinsip Ekonomi Islam

Dalam menjalankan ekonomi Islam memiliki dasar sebagai pedoman dalam mengambil keputusan yang ada. Dasar ini harus diterapkan agar tidak kehilangan ekonomi Islam yang sejati,

  1. Manusia hanya memanfaatkan segala sesuatu yang berasal dari Allah SWT
  2. Islam mengakui kepemilikan pribadi dengan batas-batas yang telah ditentukan
  3. Kekuatan dalam bergerak merupakan kerja sama
  4. Menolak adanya penguasaan akumulasi kekayaan untuk beberapa orang
  5. Harus memiliki rasa tahut kepad Allah SWT dan meyakini datangnya hari akhir
  6. Seseorang yang memiliki harta dan telah mencapai batas yang ditentukan maka wajib membayar zakat
  7. Melarang seseorang melakukan riba dalam bentuk apapun

Tujuan Ekonomi Islam

Tujuan utama penerapan ekonomi Islam ialah untuk mewujudkan kesuksesan dunia dan akhirat. Tujuan utama tersebut kemudian dijelaskan dalan tujuan dibawah ini,

  1. Bertahan hidup, segala hal yang berkaitan dengan perekonomian ialah untuk bertahan hidup di dunia. Kegiatan ekonomi yang kita lakukan agar kita dapat menjaga eksistensi yang  ada.
  2. Sarana ibadah, kegiatan ekonomi yang dilakukan diniatkan untuk beribadah kepada Allah SWT supaya mendapat ke-ridhoanya. Ridho Allah SWT merupakan tujuan utama ketika seseorang melakukan kegiatan ekonomi. Apabila Allah SWT meridhoi apa yang kita lakukan maka penghasilan kita dapat menjadi rezeki yang barokah. Ketika seseorang dapat merasakan barokah rezeki itulah puncak dari keridhoannya.
  3. Membekali keturuan agar mendapat kejayaan yang lebih baik, ketika kita menjalankan sesuatu yang baik saat ini maka kedepan keturunan kita akan menjadi lebih baik. Melihat keturunan mendapatkan kejayaannya maka kita akan merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan.

Contoh Ekonomi Islam

Beberapa hal yang perlu kita ketahui mengenai penerapan ekonomi islam. Penerapan ini dilakukan dalam segala jenis kegatan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut merupakan contoh dari kegiatan ekonomi Islam yang sering kita ketahui,

Jual beli

Salah satu jenis kegiatan muamalah yang sering kita lakukan. Kegiatan jual beli sering kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Jual beli yang baik menurut Islam ialah tidak dapat kebohongan dalam transaksi yang dilakukan. Segala jenis transaksi berdasarkan kesepakatan bersama.

Musyarakah

Salah satu jenis permodalan dalam suatu usaha yang terdiri dari beberapa orang. Bentuk kerjasama ini memiliki ketentuan bahwa setiap anggota memiliki hak yang sama. Hak tersebut berkaitan dengan peran dalam perusahaan dan keuntungan yang akan dibagikan berdasarkan kesepakatan awa.

Permodalan jenis ini semua anggota memiliki tanggung jawab yang sama dalam menangani segala resiko yang ada. Pemilik modal mengawasi dan menjalankan usaha secara bersama-sama.

Mudarabah

Permodalan yang dilakukan oleh seseorang dalam suatu usaha. Pemilik modal memiliki peran tertinggi. Orang lain yang bergabung dalam bentuk kerjasama ini hanya sebagai pekerja. Apabila terdapat permasalahan dalam perusahaan maka pemilik perusahaan akan bertanggungjawab penuh atas hal-hal yang telah dilakukan.

Murabahah

Sistem jual beli berdasarkan kesepatakan bersama. Seseorang menjual produk yang dimiliki sesuai dengan harga beli awal, namun untuk kegiatan yang saling menguntungkan maka harga baru akan ditentukan berdasarkan kesepakatan yang diambil. Kegiatan ini biasa dilakukan di pegadaian atau bank yang menerapkan sistem bagi hasil.

Ijarah

Pembayaran atas sewa barang atau jasa yang telah dilakukan. Untuk menghargai orang lain atau sebagai ucapan terima kasih, maka seseorang memiliki kewajiban untuk membayar atas sewa tersebut.

Musaqoh

Salah satu kegiatan yang mungkin dikerjakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu berkaitan dengan sewa lahan. Perjanjian yang dilakukan seseorang untuk mengelola kebun dengan perjanjian yang dilakukan sejak awal. Orang yang ditunjuk tersebut hanya bertugas merawat kebun tersebut. Segala jenis perawatan dan benih berasal dari pemilik kebun.

Muzaraah

Kegiatan sewa dalam kegiatan pertanian. Pemilik lahan pertanian hanya menerima hasil dari sawah, sementara untuk benih, pupuk, dan perawatan lain berasal dari orang yang menyewa lahan tersebut. Pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan bersama.

Mukhabarah

Salah satu jenis kerjasama dalam bidang pertanian. Dimana terdapat pemilik lahan dan penyewa. Pemilik lahan memiliki tanggungjawab untuk membelikan benih yang akan ditanam, sementara untuk perawatan dan lain-lain diserahkan kepada seseorang yang menyewa. Pembagian keuntungan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditentukan diawal kerjasama.

Demikianlah pemahaman yang lebih lengkap terkait dengan materi pengertian ekonomi islam menurut para ahli, ciri, prinsip, tujuan, dan contoh kegiatannya. Semoga melalui artikel ini memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *