Pengertian Ekonomi Terbuka, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Pengertian Ekonomi Terbuka

Perekonomian suatu negara pasti mengikuti sistem ekonomi yang dianut oleh negara tersebut. Ketika suatu negara menetapkan mengikuti suatu sistem tertentu maka pemerintah akan mengambil kebijakan untuk melakukan hubungan dengan pihak luar negeri atau tidak. suatu negara yang tidak mengizinkan pihak luar negeri bekerja sama dengan negara tersebut atau sebaliknya dapat dikatakan negara tersebut merupakan negara yang tertutup. Negara yang memberikan peluang pihak luar untuk bekerja sama dapat dikatakan negara yang terbuka. Pembahasan secara lengkap tentang pengertian ekonomi terbuka, jenis, dan contohnya bisa disimak dalam artikel ini.

Ekonomi Terbuka

Ekonomi terbuka ini banyak diterapkan oleh negara-negara yang merasa membutuhkan kerjasama dengan negara lain. Kerjasama ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Kebutuhan ini dapat bermacam-macam bentuknya baik untuk kepentingan perorangan, kelompok, atau secara nasional.

Negara yang menerepkan ekonomi terbuka biasanya merupakan negara yang berorientasi pada perekonomian internasional. Negara yang menerapkan jenis ekonomi ini akan mudah melakukan kerjasama dengan negara-negara yang memiliki sesuatu yang saling memenuhi kebutuhan antar negara, sehingga negara yang melakukan kerjasama saling menguntungkan satu sama lain.

Keuntungan tersebut dapat dirasakan apabila peran pelaku ekonomi dapat berjalan dengan baik. Adanya keseimbangan antara ekspor dan impor. Apabila impor lebih banyak dibanding ekspor maka akan merugikan negara tersebt, maka negara harus membuat suatu batasan ketika memilih untuk melakukan kegiatan internasional. Menetapkan kuota yang tepat antara ekspor dan impor barang atau jasa yang dibutuhkan oleh suatu negara.

Penetapan kuota yang tepat juga membuat masyarakat tidak merasa resah dengan impor berlebih yang membuat produk lokal atau tenaga kerja dalam negeri tidak dibutuhkan lagi. Kebijakan ini dapat dilakukan pemerintah untuk melindungi masyarakat baik dari pasar atau tenaga kerja yang ada.

Tujuan utama dari ekonomi terbuka ialah untuk memenuhi kebutuhan yang belum ada didalam negeri dengan melakukan kerjasama dengan pihak luar negeri yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Kegiatan ini termasuk dalam ekonomi makro.

Pengertian Ekonomi Terbuka

Ekonomi terbuka adalah suatu kegiatan ekonomi yang didalam kegiatanya terjadi transaksi ekspor dan impor dengan pihak laur negeri. Kegiatan tersebut dapat kita sebut dengan perdagangan internasional. Penerapan ekonomi terbuka memberikan kesempatan kepada  masyarakat untuk berinteraksi dengan lingkungan luar negeri, baik secara langsung atau melalui perantara.

Interaksi dalam perdagangan internasional dapat dilakukan antar individu, perusahaan swasta atau kerjasama pemerintah. Banyak hal yang dapat diperdaganagkan dengan pihak luar negeri dapat berupa barang, jasa, kapital, teknologi, ilmu pengetahuan, tenaga ahli, dan lain-lain.

Ekonomi terbuka atau yang sering ekonomi empat sektor merupakan sistem ekonomi yang melibatkan banyak orang dan bersifat kompleks, harus ada kerjasama yang baik agar dapat berjalan dengan baik.

Kerjasama yang dilakukan harus menguntungkan bagi masyarakat dan negara namun juga tidak menimbulkan kerugian bagi negara lain. Ketika melakukan kerjasama maka harus mempertimbangkan banyak hal. Pemerintah yang menyediakan kebijakan atau regulasi untuk mengatur segala alur agar tidak merugikan pihak lain.

Pengertian Ekonomi Terbuka Menurut Para Ahli

Adapun definisi ekonomi terbuka menurut para ahli, antara lain;

Adam Smith

Ekonomi terbuka adalah bentuk suatu negara yang melakukan perdagangan dengan laur negeri atau internasional. Negara tersebut memiliki hubungan pada beberapa bidang antara lain bidang keuangan dan non keuangan. Bidang non keuangan meliputi bidang pendidikan, kebudayaan, dan teknologi.

Berdasarkan definisi diatas kita dapat melihat betapa luasnya cakupan ekonomi terbuka ini bukan hanya pada bidang ekonomi namun juga memiliki keterkaitan dengan bidang-bidang lain yang berkesinambungan. Melihat cakupan tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa hubungan internasional itu sangat penting sama halnya dengan manusia yang membutuhkan manusia lain.

Jenis Ekonomi Terbuka

Ekonomi terbuka merupakan jenis perekonomian empat sektor. Ekonomi terbuka ini terdiri atas pelaku ekonomi saling berhubungan yaitu rumah tangga, perusahaann, pemeritah, dan masyarakat luar negeri. Berikut merupakan penjelasan hubungan empat sektor pelaku ekonomi antara lain:

Rumah tangga

Rumah tangga memiliki peran yang berkaitan dengan pelaku ekonomi yang lain yaitu berkaitan dengan pihak perusahaan, pemerinta, dan masyarakat luar negeri. Berikut penjelasan rumah tangga dengan pelaku ekonomi lain,

  1. Rumah tangga dengan perusahaan, rumah tangga dalam arus faktor produksi dapat menyediakan faktor produksi yang dibutuhkan oleh perusahaan. Faktor produksi yang mungkin dibutuhkan ialah Suumber daya manusia, bahan baku, tempat melakukan produksi, dan lain-lain. Dalam arus uang rumah tangga merupakan konsumen akhir dari produk yang dihasilakn oleh perusahaan, selain itu rumah tangga akan menerima timbal baik berupa upah atas sumber daya manusia sebagai pekerja. Faktor produksi yang lain juga akan mendapat timbal balik dalam bentuk lain sesuai dengan jenis faktor produksinya.
  2. Rumah tangga dengan pemerintah, rumah tangga memiliki kewajiban kepada pemerintah untuk membayar pajak atas faktor produksi yang dimiliki dan atas gaji atau upah yang telah diterima. Pajak ini akan dikelola oleh pemerintah untuk kepentingan umum baik yang dapat dirasakan secara langsung atau tidak langsung.
  3. Rumah tangga dengan masyarakat luar negeri, rumah tangga memiliki hubungan dengan pihak luar negeri untuk menyalurkan tenaga kerja atau membeli produk ke luar negeri untuk kepentingan konsumsi. Timbal balik yang didapatkan berupa barang yang siap kosumsi dan upah bagi pekerja laur negeri.

Perusahaan

Perusahaan memiliki peran yang penting dalam siklus ekonomi. Perusahaan merupakan pelaku ekonomi yang menyedikan hasil produksi atau jasa kepada rumah tangga atau pihak luar negeri atau dapat dilakuakan oleh perusahaan multinasional. Berikut merupakan hubungan perusahaan dengan pelaku ekonomi lain,

  1. Perusahaan dengan rumah tangga, perusahaan menghasilkan suatu produk yang dihasilkan dari proses produksi. Hasil tersebut kemudian dijual kepada rumah tangga sebagai konsumen akhir. Perusahaan akan mendapat timbal balik berupa uang atas produk yang dijual sesuai dengan harga jual produk.
  2. Perusahaan dengan pemerintah, perusahaan memiliki kewajiban untuk membayara pajak kepada pemerintah atas usaha yang dilakukan sesuai dengan izin usaha yang dimiliki serta besaran laba yang diperoleh oleh perusahaan.
  3. Perusahaan dengan pihak luar negeri, perusahaan dapat melakukan kerjasama dengan pihak luar negeri baik untuk kebutuhan bahan baku atau penjualan hasil produksi. Pembelian bahan baku sebagai bentuk impor dan pejualan dapat dikatakan sebagai ekspor.

Pemerintah

Pemerintah merupakan pihak penengah dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah berperan sebagai pembuat kebijakan dan regulasi segala jenis kegaiatan yang berhubungan dengan pihak luar negeri. Berikut merupakan hubungan pemerintah dengen pelaku ekonomi yang lain,

  1. Pemerintah dengan rumah tangga, timbal balik yang diberikan oleh pemerintah ialah perbaikan atas fasilitas umum yang dapat dirasakan oleh masyarakat umum. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan fasilitas yang baik untuk masyarakat. Fasilitas terssebut tentu memiliki manfaat untuk kepentingan sehari-hari masyarakat.
  2. Pemerintah dengan perusahaan, memberikan perlindungan atas kegiatan yang dilakukan dalam melakukan hubungan internasional. Perlindungan dilakukan dengan cara membuat suatu peraturan yang ditujukan untuk kebaikan bersama.
  3. Pemerintah dengan masyarakat luar negeri, pemerintah dapat membuat banyak kebijakan agar masyarakat luar negeri tidak menguasai pasar dalam negeri dalam segi kebijakan seperti pembatasan impor dan lain-lain. Pemerintah juga dapat berperan dalam menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat luar negeri agar dapat menerimabarang yang diekspor oleh perusahaan.

Masyarakat luar negeri

Masyarakat luar negeri dapat berperan sebagai konsumen atau produsen tergantung bentuk hubungan dengan pelaku ekonomi yang mana dan juga berkaitan dengan kebutuhan masyarakat luar negeri dengan apa yang ada didalam negeri. Berikut merupakan bentuk hubungan yang mungkin terjadi,

  1. Masyarakat luar negeri dengan rumah tangga, Masyarakat luar negeri berperan sebagai perusahaan dan rumah tangga sebagai konsumen.
  2. Masyarakat luar negeri dengan perusahaan, Masyarakat luar negeri sebagai komsumen yang membeli produk dalam negeri.
  3. Masyarakat luar negeri dengan pemerintah, Masyarakat luar negeri wajib mentaati apa yg ditetapkan oleh pemerintahan dalam suatu negara.

Contoh Ekonomi Terbuka

Sedangkan beberapa contoh nyata dalam kajian ekonomi terbuka, antara lain;

Terbentuknya MEA

Organisasi yang memberikan wadah bagi negara yang tergabung untuk melakukan perdagangan barang dan jasa secara bebas. Negara yang tergabung dalam organisasi ini dapat melakukan transaksi dengan negara yang tergabung dengan bebas.

Membeli produk buatan luar negeri

Indonesia yang selalu membeli barang otomotif dari Jepang atau barang elektronik dari China dan lain-lain. Hal tersebut merupakan bentuk ekonomi terbuka.

Kesimpulan

Dalam penjelasan diatas, dapat dikatakan jika ekonomi terbuka sejatinya dapat terlihat dari bentuk kerja dengan luar negeri yaitu dengan adanya transaksi ekspor dan impor antara negara satu dengan yang lain. Ketika suatu negara telah melakukan ekspor dan impor dapat dikatakan negara tersebut termasuk negara yang terbuka dalam bidang perdagangan atau ekonomi.

Jenis perekonomian terbuka biasa kita sebut dengan perekonomian empat sektor. Dimana empat sektor tersebut terdiri atas pelaku ekonomi itu sendiri. Pelaku ekonomi merupakan hal sangat penting dalam suatu ekonomi terbuka pada suatu negara. Contoh adanya hubungan perdagangan internasional atau organisasi perdagangan internasional.

Demikianlah serangkain penjelasan dan ulasan lengkap yang bisa kami sebutkan dan lakukan uraian mendalam tentang pengertian ekonomi terbuka menurut para ahli, jenis, dan contohnya nyatanya. Semoga memberikan edukasi. Trimakasih,

Daftar Pustaka
  • Ismawanto. Ekonomi Untuk SMA/ MA kelas X. Jakarta: Kementrian pendidikan dan kebudayaan nasional.
  • Mankiw, N. G. 2000. Pengantar Ekonomi. Jakarta : Erlangga.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *