Jenis Ekuitas dan Penjelasannya

Diposting pada
Rate this post

Macam Ekuitas

Ekuitas adalah suatu yang dimiliki oleh pemilik perusahaan baik perusahaan marger atau perusahaan perorangan. Ekuitas ini sendiri dibagi menjadi beberapa macam yaitu millik pribadi dan milik perusahaan. Milik pribadi berarti aset tersebut dapat dimanfaatkan oleh pemilik perusahaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Adapun untuk milik perusahaan berarti biaya digunakan untuk keperluan produksi suatu perusahaan. Sehingga ekuitas dapat diartikan pula sebagai hak pemilik perusahaan atas kekayaan yang melekat pada perusahaan.

Ekuitas

Ekuitas pada hakekatnya memiliki peran yang penting dalam proses keberjalanan sebuah perusahaan. Hal ini lantaran arti ekuitas merupakan akun pertama yang harus ada ketika perusahaan berdiri sebagai modal awal dalam mendirikan sebuah perusahaan.

Akun modal awal harus memiliki jumlah yang cukup besar agar perusahaan dapat beroperasi dengan baik sesuai denga terget perusahaan.

Jenis Ekuitas

macam ekuitas ini tentu ada yang menambah kekayaan dan ada yang mengurang tergantung jenisnya. Berikut penjelasannya;

  1. Modal awal

Jumlah modal berupa barang atau uang yang disetor oleh pemilik perusahaan ketika mendirikan suatu perusahaan. Modal awal ini berasal dari pemilik usaha sendiri untuk perusahaan perseorangan atau pemilik usaha secara merger bagi perusahaan persekutuan.

Lingkup usaha dapat bersifat nasional atau multinasional tergantung jumlah modal yang sanggup disiapkan untuk mencapai target pasar tertentu. Nominal modal sesuai dengan kapasitas masing-masing perusahaan yang akan melakukan kegiatan dalam bidang jasa atau barang .

  1. Pendapatan

Sejumlah uang yang dihasilkan oleh perusahaan dalam waktu tertentu atas usaha yang dijalankan. Perusahaan yang dijalankan sesuai dengan bidangnya dapat berupa perusahaan dagang, jasa, atau manufaktur. Perusahaan dagang akan memperoleh penghasilan dari menjual barang dagangannya.

Perusahaan akan memperoleh penghasilan dari jasa yang ditawarkan kepada sasaran pasarnya. Perusahaan manufaktur memperoleh penghasilan dari penjualan barang setangah jadi atau barang jadi.

  1. Tambahan modal

Tambahan modal dapat berasal dari investor, laba perusahaan yang ditahan, tambahan dana dari pemilik perusahaan, dan lain-lain.

Perusahaan juga dapat mengajukkan pinjaman dana kepada lembaga keuangan yang ada disekitar dengan jumlah uang sesuai dengan kapasitas perusahaan tersebut. Pinjaman dana tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan usaha yang dimiliki oleh perusahaan.

Tambahan modal ini dibutuhkan bagi seseorang yang ingin mempercepat perkembangan usahanya. Jumlah tambahan dana yang ditambahkan juga sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

  1. Laba ditahan

Sejumlah arti laba yang tidak diambil oleh pemilik modal, namun dikembalikan kepada perusahaan untuk keperluan pengembangan usaha.

Semakin besar jumlah laba ditahan maka semakin besar pula jumlah modal yang dimiliki oleh perusahaan dan perusahaan akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan perusahaan yang tidak pernah menyisihkan untuk laba ditahan.

  1. Pengambilan pribadi

Pengambilan pribadi atau dapat disebut prive merupakan salah satu akun yang mengurangi jumlah modal yang dimiliki oleh perusahaan. pengambilan pribadi bagi seseorang yang memiliki saham dalam sebuah perusahaan disebut deviden.

Jumlah prive dan deviden harus sesuai dengan hitungan yang berlaku apabila berbentuk perusahaan marger agar tidak terjadi penurunan dalam sebuah perusahaan. khusus pengambilan deviden waktu dan jumlah yang diambil harus sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.

  1. Ekuitas Rumah

Salah satu jenis modal tetap oleh seseorang adalah rumah. Nilai dari sebuah rumah dapat menjadi sebuah perhitungan tersendiri bagi seseorang yang ingin membeli atau menjual rumah. Nilai dasar ini menjadi suatu patokan tersendiri dalam menetapkan harga barang tertentu.

Ketika sudah mengetahui nilai dasar sebuah rumah maka dapat ditentukan harga yang paling tepat dan disepakati bersama-sama.

  1. Ekuitas Pemilik

Modal yang dimiliki oleh seseorang yang memiliki perusahaan tetapi tidak masuk dalam pasar modal. Kepemilikan modal adalah milik pribadi dan tidak dapat dimiliki oleh publik. Hal ini tentu akan menjadi kepemilikan penuh perusahaan. Bagi perusahaan terbuka orang yang memiliki jumlah saham terbanyak maka dapat dikatakan sebagai pemilik perusahaan tersebut

  1. Obligasi

Salah satu jenis surat berharga yang dimiliki seseorang sebagai bukti kepemilikan modal pada perusahaan tertentu. Sertifikat obligasi ini sangat penting untuk bukti seseorang dalam menarik atau menambah jumlah investasi pada suatu perusahaan. Ekuitas ini termasuk dalam ekuitas pemegang saham dalam sebuah perusahaan.

  1. Aigo Saham

Salah satu jenis kekayaan murni milik perusahaan yang didapatkan dari selisih nilai saham terhadap nomina saham tersebut. selisih ini dapat menambah jumlah kepemilikan modal pemilik perusahaan. Ekuitas ini termasuk dalam ekuitas pemegang saham dalam sebuah perusahaan.

  1. Beban

Suatu kewajiban yang harus dikeluarkan oleh perusahaan atas segala yang telah dimanfaatkan oleh perusahaan. Beban merupakan salah satu akun yang mengurangi modal yang dimiliki perusahaan. Jumlah bisnaya yang harus dibayar tergantung pada jumlah segala hal yang telah digunakan.

Beban ini dapat berupa tagihan listrik, air, dan tagihan-tangihan lain yang bersifat rutin atau sesuatu yang tiba-tiba muncul.

Nah, demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkenaan dengan macam ekuitas dalam akuntansi. Semoga memberikan wawasan bagi semua kalangan yang sedang membutuhkan referensi atas materinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *