Pengertian Kegiatan Ekonomi, Jenis, Tujuan, dan Contohnya

Diposting pada

Kegiatan Ekonomi Adalah

Seseorang dalam kehidupan sehari-hari tak lepas dari kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi merupakan hal yang pokok untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kegiatan ekonomi meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Kegiatan ekonomi ialah kegiatan yang dilakukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Segala jenis kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk kepentingan sehari-hari. Jenis kegiatan ekonomi ialah kegaiatan produksi, konsumsi, dan distribusi.

Setiap kegiatan ekonomi pasti terdapat pelaku ekonomi. pelaku ekonomi tersebut terdiri dari produsen, konsumen, dan distributor. Tujuan kegiatan ekonomi ialah untuk memenuhi segala kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Contoh dari kegiatan ekonomi dapat berasak dari beberapa sektor yaitu sektor pertanian, perkebunan, ketutanan, dan perdagangan.

Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah segala hal yang berkaitan dengan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan ekonomi manusia itu tidak terbatas. Kegiatan ekonomi harus terus berjalan.

Kegiatan ini merupakan suatu proses yang terus menerus agar segala kebutuhan manusia terpenuhi. Dalam kegiatan ekonomi terdapat interaksi secara langsung antar pelaku ekonomi. pelaku ekonomi terdiri atas rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi, distribusi, dan pemerintah.

Pelaku ekonomi bertanggungjawab atas keberjalanan suatu perekonomian. Kerjasama yang  baik antar pelaku ekonomi maka akan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dari masyarakat yang ada. Pelaku ekonomi akan terus berinteraksi, gambaran interaksi tersebut tergambar dalam suatu diagram yang biasa disebut diagram arus kegiatan ekonomi.

Diagram tersebut menggambarkan hubungan timbal baik anta rumah tangga konsumsi dan produksi. Dalam hubungan timbal balik tersebut terdapat lalu lintas barang dan lalu lintas uang. Lalu lintas barang merupakan hasil penjualan barang dan jasa. Lalu lintas uang merupakan timbal balik atas faktor produksi yang telah digunakan oleh produsen.

Peran pemerintah biasanya berada diantara rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi. Pemerintah merupakan pihak yang melakukan interaksi secara langsung dengan dua pelaku ekonomi ini. Pemerintah akan menetapkan kewajiban yang harus dibayar oleh rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi. Kewajiban tersebut berupa kewajiban untuk membayar pajak.

Pajak untuk rumah tangga produksi berdasarkan hasil produksi yang diperoleh perusahaan persekutuan atau keuntungan. Pajak rumah tangga konsumsi berkaitan dengan faktor produksi yang memiliki aset yang besar seperti tanah, bagunan, dan lain-lain.

Pengertian Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi adalah tindakan untuk menjual, membeli, atau melakukan produksi berupa produk atau layanan. Kegiatan ini terkelompok dalam unit-unit usaha yang bertujuan untuk memenuhi permintaan konsumen akhir.

Kegiatan ekonomi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk kemakmuran manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Kemakmuran tersebut dapat dirasakan apabila terdapat interaksi yang baik antara pelaku ekonomi.

Kegiatan ekonomi juga dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan untuk memperoleh barang dan jasa. Barang dan jasa ini tentu membutuhkan peran pelaku ekonomi untuk mewujudkannya sehingga dapat dinikmati oleh konsumen.

Kegiatan ekonomi merupakan sumber utama untuk keberlangsungan pemenuhan kebutuhan. Semua orang tidak bisa terlepas dari kegiatan ekonomi ini. Setiap orang memiliki peran dalam kegiatan ekonomi.

Pengertian Kegiatan Ekonomi Menurut Para Ahli

Berikut merupakan beberapa paparan menurut para ahli terkait kegiatan ekonomi, antara lain sebagai berikut;

  1. Robbins, Ekonomi adalah Hubungan timbal balik antar manusia dengan tujuan untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia untuk memebuhi kebutuhan bersama.
  2. Alfred Marshal, Definisi konomi ialah hal-hal yang mempelajari tentang bagaimana manusia menjalani hidup, bergerak, dan berpikir dalam konteks keseharian.
  3. Adam Smith, Ekonomi ialah penyelidikan akan segala kegiatan dan merupakan salah satu sebab suatu negara menjadi kaya.

Jenis Kegiatan Ekonomi

Kegiatan ekonomi dikelompokkan menjadi tiga kegiatan utama yang akan dijelaskan lebih lanjut dibawah ini,

Produksi

Kegiatan produksi merupakan suatu kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dalam kegiatan ini terjadi proses produksi. Proses produksi ini biasanya dilakukan oleh rumah tangga produksi. Kegiatan produksi juga membutuhkan faktor-faktor produksi untuk mendukung proses produksi tersebut.

Faktor-faktor produksi berasal dari rumah tangga komsumsi. Faktor-faktor tersebut berupa, sumber daya manusia, modal, bahan baku, dan lain-lain. Faktor-faktor produksi tersebut akan diolah dan menghasilkan produk yang dibutuhkan masyarakat.

Konsumsi

Kegiatan konsumsi merupakan suatu kegiatan untuk menggunakan barang atau jasa yang telah diproduksi oleh para produsen. Seseorang yang mengkonsumsi barang atau jasa biasa kita sebut sebagai konsumen. Konsumen memiliki hak penuh untuk menggunkan barang dan jasa yang ada.

Seorang konsumen untuk menggunakan barang dan jasa harus memberikan imbalan kepada produsen. Imbalan tersebut berupa uang untuk membeli barang dan jasa yang telah diproduksi. Seorang konsumen yang membayar kepada produsen akan mendapatkan manfaat secara penuh.

Distribusi

Kegiatan distribusi merupakan suatu saluran yang menghubungkan antara permintaan dan penawaran. Menghubungkan antara rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi. Hal tersebut guna menjembatani hubungan antara rumah tagga konsmen dan rumah tangga produsen.

Seseorang yang melakukan distribusi biasa kita sebut dengan distributor. Seorang distributor akan melakukan kerjasama dengan rumah tangga produksi kemudian memasarkan secara langsung kepada konsumen akhir. Konsumen akhir yang dimaksud ialah rumah tangga konsumsi.

Tujuan Kegiatan Ekonomi

Untuk mengetahui arah dari suatu kegiatan ekonomi berikut merupakan beberapa tujuan kegiatan ekonomi berdarkan pelaku ekonomi yang ada,

Rumah Tangga Konsumsi

Tujuan dari rumah tangga konsumsi antara lain,

  • Menyediakan faktor-faktor produksi, faktor-faktor produksi yang disediakan berupa Modal (tanah, investasi, gedung, dan lain-lain), sumber daya yang dibutuhkan dari berbagai sektor, sumber daya manusia, dan teknologi. Faktor produksi yang tersedia tergantung pada permintaan dari produsen untuk memenuhi segala hal dalam proses produksi.
  • Mendapatkan timbal balik dari faktor produksi, timbal balik tersebut berupa pendapatan atau upah, sewa, bunga, dan lain-lain tergantung jenis faktor produksi yang digunakan oleh rumah tangga konsumen.
  • Sebagai konsumen terakhir akan suatu produk, sebagai pengguna atas produk yang telah dihasilkan oleh rumah tangga produksi. Menerima segala manfaat yang berasal dari rumah tangga produksi. Rumah tangga konsumsi merupakan salah satu pertimbangan ketika rumah tangga produksi akan melakukan kegiatan produksi. Pertimbangan tersebut berdasarkan permintaan dari rumah tangga konsumsi.

Rumah Tangga Distribusi

Tujuan rumah tangga distribusi antara lain,

  • Menyalurkan barang dan jasa yang telah diproduksi, sebagai perantara antara konsumen dan produsen. Adanya perantara ini dapat mempermudah dalam mempertemukan permintaan dan penawaran.
  • Mempermudah produsen dalam menjual barang dan jasa, memberikan fasilitas kepada rumah tangga produksi dalam penjualan produk yang telah dihasilkan. Dengan adanya distributor rumah tangga produksi tidak harus memasarkan secara langsung barang yang diproduksi tetapi dapat memanfaatkan sumber daya dari distributor ini.
  • Menjadi perantara antara permintaan dan penawaran, walaupun permintaan dan penawaran bertemu di pasar hal tersebut tidak lepas dari peran rumah tangga distribusi. Para distributor mengetahui permintaan yang benar-benar diinginkan oleh rumah tangga konsumsi.

Rumah Tangga Produksi

Tujuan dari rumah tangga produksi antara lain,

  • Mengolah bahan baku, melakukan proses produksi dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi, barang jadi, dan barang siap dijual. Proses produksi merupakan hal yang penting untuk menghasilkan kualitas produk yang baik.
  • Memberikan timbal balik atas faktor produksi, timbal balik atas faktor produksi dapat berupa upah, sewa, bunga, dan lain-lain.
  • Menjual barang atau jasa yang dihasilkan, seorang produsen untuk mendapatkan timbal balik dalam arus uang maka harus menjual produk yang telah di produksi. Hal tersebut juga salah satu proses agar barang dan jasa yang diproduksi dapat dirasakan manfaatnya oleh rumah tangga konsumen atau saluran distribusi.

Contoh Kegiatan Ekonomi

Berdasarkan pemaparan kegiatan ekonomi yang ada kita dapat memeberikan beberapa contoh tentang kegiatan ekonomi, cotoh tersebut antara lain:

  1. Perkebunan, terdapat proses penanaman bibit, perawatan, dan memanfaatkan hasil kebun. Hasil kebun tersebut dapat diolah menjadi bahan makan atau yang lain tergantung jenis tanaman yang ditanam oleh pemilik kebun. Contoh: produksi teh, buah-buahan, dan lain-lain.
  2. Pertanian, sebagai sumber pokok untuk memnuhi kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari yaitu berupa makanan pokok. Contoh: beras, sayuran, serta bahan makan lain.
  3. Peternakan, sumber pokok untuk kebutuhan berkaitan dengan produk hewani. Contoh: daging, telot, susu, keju, dan lain lain.

Itulah tadi serangkain artikel yang telah kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian kegiatan ekonomi menurut para ahli, jenis, tujuan, dan contohnya. Semoga ulasan kali ini memberikan wawasan dan meningkatkan pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *