Pengertian Krisis Ekonomi, Teori, Ciri, Penyebab, dan Contohnya

Diposting pada

Krisis Ekonomi

Suatu keadaan ekonomi dapat berubah-ubah sesuai dengan keadaaan ekonomi intrenasional. Keadaan tersebut dapat menguntungkan atau merugikan. Keadaan ekonomi yang mengalami deflasi atau inflasi juga tidak baik untuk perekonomian suatu negara. Ketika terjadi inflasi yang berlebih maka akan terjadi krisis ekonomi.

Krisis tersebut memberikan dampak yang besar dalam suatu perekonomian. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh pemerintah saja tetapi juga masyarakat umum. Mayarakat akan merasa tidak mampu memenuhi kebutuhannya. Ciri terjadinya krisis ekonomi dapat dilihat dari tingkat harga barang dan kemampuan masyarakat dalam membeli sesuatu atau tingkat konsumsinya. Krisis ekonomi terparah di Indonesia adalah tahun 1997-1998.

Krisis Ekonomi

Keadaan ekonomi pada saat titik terendah dapat dikatakan sebagai krisis. Banyak masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Banyak pengusaha yang gulung tikar dan banyak terjadi kerusuhan dimana-mana. Krisis tersebut akan memberikan dampak buruk khususnya kriminalitas.

Berdasarkan sejarah krisis yang terjadi penyebab utama dapat berasal dari politik yang ada disuatu negara. Keadaan politik yang kacau berdampak pada perekonomian suatu negara. Apalagi jika krisis berskala internasional atau krisis tingkat dunia maka banyak negara yang merasa kesulitan.

Krisis ekonomi ini harus segera diatasi dengan kebijakan dari pemerintah. Pemerintah yang paling berperan dalam meredam segala kekacauan yang ada dalam masyarakat. Ketika terjadi krisis ekonomi maka pemerintah banyak mengambil tindakan untuk menyelamatkan negaranya. Ketika kebijakan yang diambil tepat maka akan membuat negara tersebut bangkit dari keadaan tersebut.

Pengertian Krisis Ekonomi

Krisis ekonomi dapat kita katakan sebagai siklus. Siklus yang menunjukkan perubahan negatif pada suatu perekonomian. Perubahan tersebut meningkat secara tajam sehingga menimbulkan kekacauan. Kekacauan tersebut menimbulkan kebingungan bagi masyarakat.

Dampak negatif yang paling parah ialah ketika terjadi kriminalitas yang sangat meraja lela. Kriminalitas merupakan dampak yang timbul akibat krisis yang laur biasa sehingga semua orang melakukan segala hal untuk memenuhi kebutuhannya.

Pengertian Krisis Ekonomi Menurut Para Ahli

Adapun definisi krisi ekonomi menurut para ahli, antara lain

  • KBBI, Krisis ekonomi adalah kemrosotan kegiatan ekonomi yang menimbulkan sebuuah dampak yang disebut depresiasi ekonomi.

Dari penjelasan diatas, dapatlah dikatakan bahwa dampak yang ditimbulkan dari krisis ekonomi ini memberikan efek yang luas bagi masyarakat. Masyarakat kecil akan merasakan dampaknya secara langsung. Masyarakat kecil dengan penghasilan yang rendah.

Teori Krisis Ekonomi

Kajian terkait dengan teori krisis ekonomi. Antara lain;

First generation model atau exogeneous policy model

Sebuah teori yang fokus pada kebijakan fiskal, moneter dan nilai tukar dari pemerintah yang tidak pasti dalam menghadapi serbuan spekulator yang memaksa negara mengubah nilai tukar mata uangnya.

Hal tersebut ditandai dengan adanya defisit pada APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), jumlah uang yang beredar terlalu banyak, cadangan devisa semakin menipis, dan nilai tukar mata uang domestik semakin menurun.

Second generation model atau endogeneous policy model

Dalam teori ini kebijakan untuk mempertahankan nilai tukar dalam besaran yang saat ini ada dengan cara menjual atau membeli valuta asing. Apabila kebijakan ini tidak berhasil maka suatu negara perlu merubah nilai tukar yang ditetapkan.

Thrid generation model

Teori ini lebih muncul karena adanya krisis tingkat asia yang menyebabkan krisis hingga daerah asia tenggara. Negara yang mengalami krisis di daerah asia tenggara salah satunya adalah Indonesia. Yang pada intinya krisis ekonomi akan memberikan pengaruh pada negera lain secara umum.

Ciri Krisis Ekonomi

Ketika terjadi suatu peristiwa untuk mengidentifikasi dengan benar maka kita harus mengenali ciri-cirinya. Berikut merupakan beberapa ciri-ciri krisis ekonomi antara lain,

  1. Keadaan ekonomi kurang baik
  2. Keadaan keuangan tidak tertata dengan baik
  3. Nilai tukar mata uang terus menurun
  4. Terjadi resis ekonomi dimana-mana
  5. Terjadi inflasi
  6. Masyarakat tidak dapat memenuhi kebutuhannya
  7. Jumlah kriminalitas semakin meningkat
  8. Terjadi kerusuhan dimana-mana

Penyebab Krisis Ekonomi

Suatu peristiwa yang terjadi pasti ada penyebabnya. Hal-hal yang menyebabkan suatu kejadian hendaknya kita ketahui dengan benar agar tidak terulang kembali kejadian tersebut. Berikut merupakan beberapa hal yang menyebabkan suatu krisis ekonomi dalam negara tertentu,

Nilai tukar mata uang

Ketika mata uang suatu negara semakin melemah maka akan terjadi krisis ekonomi. Kemampuan ekonomi yang semakin melemah. Nilai riil mata uang melemah menandakan daya beli masyarakat juga mengalami penurunan. Masyarakat akan mengalami kesusahan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri terutama kebutuhan primer.

Nilai mata uang yang turun dengan pekerjaan yang tetap maka akan membuat daya beli menurun. Daya beli yang semakin menurun membuat perekonomian semakin buruk. Ini merupakan salah satu awal penyebab terjadinya krisis ekonomi dalam suatu negara.

Keadaan politik

Keadaan suatu negara akan terlihat baik-baik saja atau tidak juga ditentukan oleh keadaan politiknya. Politik yang sedang mengalami goncangan akan membuat negara lain akan mengalami penurunan kepercayaan dari negara lain. Ketika kepercayaan menurun maka negara lain akan menarik investasinya dari negara yang sedang mengalami goncangan politik.

Ketika negara lain menarik investasi dari dalam negeri maka negara akan banyak kehilangan modal yang telah ditanam.

Negara yang bersangkutan akan kehilangan modal yang harusnya dapat digunakan oleh negara itu. Ketika negara kehilangan modal maka segala hal yang dilakukan akan menimbulkan kerugian. Kerugian dalam jumlah besar akan membuat suatu negara mengalami krisis.

Demonstrasi

Demonstrasi besar-besaran yang dilakukan dalam suatu negara dapat dijadikan tanda bahwa keadaan suatu negara sedang tidak baik-baik saja. Ketika negara tidak menghentikan segala bentuk demonstrasi maka akan berdampak pada perekonomian makro.

Hal tersebut berkaitan dengan investasi, nilai tukar, dan lain-lain. Kejadian demonstrasi yang menimbulkan kerusakan menjadi salah satu penyebab perekononian tidak baik-baik saja dan menimbulkan krisis ekonomi.

Kriminalitas

Rasa aman merupakan hal yang penting bagi suatu negara dalam menjalankan perekonomian negaranya. Ketika suatu negara sedang dalam keadaan tidak aman maka perekonomian juga mengalami penurunan. Perekonomian yang semakin menurun membuat keadaan suatu negara semakin kacau. Kekacauan yang semakin memburuk akan berdampak pada keaadaan ekonomi yaitu terjadi krisis ekonomi.

Wabah penyakit

Sautu wabah penyakit yang menyerang suatu negara dapat melumpuhkan segala hal yang ada dalam negara tersebut. Salah satu sektor yang paling terasa dampaknya ialah sektor ekonomi. Ketika terdapat penyakit menular dalam suatu negara akan membuat perekonomian lesuh.

Segala kegiatan dalam suatu negara akan mengalami hambatan. Hambatan tersebut akan berdampak besar. Apabila wabah ini tidak segera diatasi maka akan melumpuhkan suatu negara. Salah satu dampak dalam waktu dekat ialah terjadinya krisis ekonomi apabila tidak disiapkan dengan baik.

Contoh Krisis Ekonomi

Berikut ini merupakan beberapa kejadian krisis ekonomi yang pernah terjadi di berbagai daerah baik di Asia, eropa, atau negara bagian lainnya.

Meksiko 1994

Krisis ini dikenal dengan krisis peso Meksiko 1994. Keadaan ini diawali dengan peristiwa devalusai. Devaluasi tersebut dimuali dari turunanya nilai mata uang peso di negara Meksiko. Krisis ekonomi ini menyebabkan 50% penduduk Meksiko menjadi penduduk miskin. Krisis ini meluas hingga negara Amerika Latin.

Beberapa sumber menyatakan bahwa krisis ini disebabkan karena adanya kesalahan dalam mengambil keputusan dibidang politik oleh presiden yang berakhir pada defisit anggaran. Selain dari kebijakan pemerintah tersebut ditambah dengan bukti jumlah utang luar negeri yang dimiliki oelh negara Meksiko.

Argentina 2002

Krisis di Argentina disebabkan karena adanya inflasi besar-besaran. Keadaan ekonomi semakin buruk dengan adanya resesi dibidang ekonomi. Kejadian ini disebabkan suku bunga semakin melonjak dan tatanan keuangan negara semakin berantakan.

Semua kekacauan ini membuat krisis berjalan cukup lama yaitu dari tahun 1999-2002. Krisis di Argentina termasuk krisis yang parah sepanjang sejarah dengan kurun waktu yang cukup lama. Argentina sudah mengambil bantuan dari IMF namun keadaan ekonomi belum juga membaik.

Indonesia 1997

Krisis ekonomi di Indonesia dilatarbelakangi oleh beberapa hal antara lain, Indonesia memilih untuk menetapkan sistem keuangan yang terbuka namun dengan pengawasan yang kurang dari pemerintah, nilai tukar mata uang yang tetap, dan banyaknya investasi jangka pendek dari berbagai negara.

Krisis ini di mulai pada saat presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Faktor politik merupakan faktor utama yang menyebabkan lesuhnya perekonomian pada saat itu. Sebelum terjadi permasalahan politik ini semua baik-baik saja.

Itulah bahasan yang bisa kami ulaskan peada segenap pembaca sekalian yang berhubungan dengan pengertian krisis ekonomi menurut para ahli, teori, ciri, penyebab, dan contohnya yang ada di berbagai negara-negara dunia, termasuk Indonesia. Semoga berguna ya.

Daftar Pustaka
  • www.kbbi.kemendikbud.go.id
  • www.bi.go.id
  • Nopirin. 1993. Ekonomi Moneter Buku 1. Yogyakarta: BPFE.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *