Pengertian Sistem Ekonomi Komando, Ciri, dan Contohnya

Posted on

Ekonomi Komando Adalah

Suatu negara akan dipimpin oleh seorang kepala negara yang berhak menentukan batasan kekuasaannya berdasarkan peraturan yang berlaku. Pimpinan suatu negara dapat disebut sebagai presiden, raja, perdana menteri, dan lain-lain. Semua itu tentusaja tergantung bentuk negara tersebut. Kita perlu memahami bahwa di dunia ini terdapat bebrapa sistem perekonimian, salah satunya adalah sistem ekonomi komando. Sistem ekonomi komando ialah suatu sistem dimana semua sektor diatur secara langsung oleh pemerintah.

Pemahaman terkait sistem ini akan lebih mendalam apabila dibahas lebih lanjut, oleh karenanya  artikel ini kami akan menjelaskan tentang pengertian sistem ekonomi komando, ciri, kelebihan, kekurangan, dan contohnya.

Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando memiliki beberapa istilah lain, terdapat beberapa buku menyebut sistem ekonomi terpusat, sistem ekonomi sosialis, dan sistem ekonomi terpimpin. Istilah-istilah yang telah disebutkan memiliki makna yang sama yaitu dimana sistem perekonomian diatur oleh pemerintah.

Pemerintah menentukan segalanya terkait kegiatan ekonomi yang ada di negara tersebut. Mulai dari jenis produk, proses produksi, kuantitas produksi, kualitas produk, cara penjualan, dan lain-lain. Negara yang menggunakan sistem ini akan cenderung stabil, karena pemerintah memiliki hak untuk mengendalikan semuanya.

Hal-hal yang mungkin dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi ialah dengan kebijakkan yang telah ditetapkan. Kebijakan dalam mengatasi inflasi, deflasi, atau yang lainnya yang berkaitan dengan perekonomian.

Sistem ekonomi sangat memperhatikan kesejahteraan rakyat. Kesejahteraan rakyat merupakan tujuan utama dari sistem ini. Negara yang menerapkan ini akan memastikan tidak terjadinya kesenjangan atau adanya strata sosial antara si miskin dan si kaya.

Latar belakang sistem ini muncul ialah banyaknya buruh yang tersiksa dan tidak ada kesejahteraan untuk buruh sehingga para ahli menyusun sebuah teori tetang ekonomi komando ini. Teori tersebut termuat dalam sebuah buku karya Karl Mark dan Friedrich Engels.

Setelah teori tersebut dibaut kemudian diterapkan oleh beberapa negara. Negara yang sampai saat ini masih terlihat menggunakan sistem ini adalah negara Korea Utara.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando

Sistem ekonomi komando adalah sistemasisasi perekonomian dimana dalam pelaksanaan kegiatan ekonomi diatur oleh pemerintah secara menyeluruh. Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam sistem ini. Dapat dikatakan bahwa pemerintah merupakan pemeran utama.

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi yang berpihak pada para buruh. Tujuan utama dari sistem ini ialah untuk membebaskan para buruh dari kesengsaraan, sehingga muncul pemikiran dari para tokoh sistem ekonomi klasik.

Sistem ekonomi komando adalah sistem yang membatasi peran masyarakat dan memegang penuh seluruh kendali pasar. Tidak ada campur tangan dari masyarakat dalam pelaksanaan sistem ini.

Sistem ekonomi ini memang dianggap sangat menguntungkan bagi berbagai pihak, namun juga terdapat beberapa ahli yang tidak setuju dengan sistem perekonomian ini. Ahli yang menentang tersebut menganggap bahwa tidak memberi kebebesan individu untuk berkreasi, inovasi, dan lain-lain. Sistem ini juga dianggap melanggar hak rakyat.

Pengertian Sistem Ekonomi Komando Menurut para Ahli

Adapun menurut pendapat para ahli, definisi atas sistem ekonomi komando ini adalah sebagai berikut;

Karl Marx

Menurutnya, sistem ekonomi komando adalah pengelolaan perekonmian dimana kepemilikan pribadi tidak diakui, sehingga tidak akan terjadi starta sosial yang akan menguntungkan salah satu pihak. Pernyataan tersebut merupakan dasar dibentuknya sistem ekonomi sosialis.

Friedrich Engels

Menyatakan hal yang sama dengan Karl Marx yaitu perekonomian tidak akan berjalan tanpa adanya campur tangan pemerintah. Beliau juga merupakan salah satu pencetus sistem ini. Beliau merupakan pendukung pertama dari teori Karl Marx, bahkan ikut serta dalam pembuatan bukunya.

Ciri Sistem Ekonomi Komando

Karakteristik yang ada dalam sistem ekonomi komando, antara lain;

  1. Pemerintah merupakan pemilik kekuasaan tertinggi, Semua sektor diatur oleh pemerintah, membatasi keterlibatan masyarakat dalam hal perencanaan dan pelaksanaa.
  2. Swasta atau individu tidak diakui kepemilikannya, Individu tidak memiliki hak kepemilikan namun hanya hak untuk memanfaatkan barang atau jasa yang ada di negara tersebut.
  3. Pemerintah pemilik seluruh modal, Seluruh modal dikuasai penuh oleh pemerintah. Masyarakat hanya sebagai pengguna atas barang modal yang dimiliki oleh pemerintah.
  4. Pemerintah menentukan semua kegiatan ekonomi yang ada, Pemerintah mengatur proses produksi, konsumsi, dan distribusi. Bahkan seluruh bagian secara mendetail.
  5. Masyarakat atau swasta tidak memiliki hak untuk melakukan kegiatan ekonomi, Masyarakat tidak boleh melakukan usaha secara mandiri melainkan hanya mengikuti apa yang telah direncanakan oleh pemerintah.
  6. Pemerintah bertanggungjawab penuh atas segala yang berkaitan dengan perekonomian, Pemerintah mengetahui seluruh keadaan ekonomi bahkan apa yang dinikmati oleh individu. Pemerintah berusaha meratakan seluruh sektor agar tidak terjadi kesenjangan.

Kelebihan Sistem Ekonomi Komando

Yang menjadi kelebiha daripada penjalanan sistem ini dalam suatu negara adalah sebagai berikut;

Perekonomian cenderung stabil

Stabil yang dimaksud disini ialah sangat jarang terjadi perubahan perekonomian yang sangat drastis yang disebabkan oleh inflasi atau deflasi. Misal, krisis secara tiba-tiba atau penigkatan ekonomi yang tiba-tiba.

Hal tersebut karena pemerintah selalu memantau jalannya perekonomian dan selalu menetapkan strategi yang baik untuk tetap menjaga kondisi perekonomoina negara. Apabila terjadi masalah pemerintah telah mempersiapkan solusinya.

Pemerintah dapat dengan mudah memantau keberjalanan kegiatan ekonomi

Pemerintah sebagai pemegang kendali dan sebagai penggerak utama maka dapat dipastikan pemerintah yang paling tahu tentang keadaan perekonomian saat ini. Bahkan sangat dimungkinkan bahwa masyarakat tidak mengetahui keadaan ekonomi negaranya.

Jumlah kesenjangan dalam masyarakat sangat sedikit

Pemerintah telah mengatur agar semua dapat berjalan sesuai keinginan pemerintah. Pemerintah juga telah membagi bagian perorangan agar tidak ada kesenjangan. Bahkan sangat memungkinkan apabila seorang pengangguran digaji oleh pemerintah.

Masalah ekonomi dapat tersatasi dengan baik

Pemahaman pemerintah akan realitasi dalam situasi ekonomi yang menyeluruh, maka pemerintah dapat dengan mudah mengatasi permasalahan yang umumnya ada di masyarakat. Asalkan dalam pemerintah tersebut tidak terjadi penyimpangan, seperti halnya dengan korupsi.

Kekuarangan Sistem Ekonomi Komando

Sedangkan yang menjadi kekuarangan dalam penjalanan sistem ini, diantaranya;

  1. Hak individu tidak diakui, Rakyat tidak memiliki hak penuh atas kepemilikan apapun. Masyarakat hanya memiliki hak untuk menggunakan.
  2. Pemerintah melakukan monopoli perdagangan, Monopoli jelas dilakukan oleh pemerintah, karena pemerintah menetapkan satu harga tertentu yang tidak dapat diubah. Dilihat dari kepemilikian semua sektor hanya dimiliki oleh pemerintah.
  3. Pertumbuhan ekonomi lambat, Kelambatan ini disebabkan, apabila ingin meningkatkan perekonomian maka harus secara menyeluruh dalam satu negara, sehingga membutuhkan perencanaan dan modal yang besar.
  4. Barang yang tersedia di pasar sangat terbatas, Jumlah barang yang diproduksi telah dihitung oleh pemerintah secara matematis untuk memenuhi semua kebutuhan sehingga tidak ada barang berlebih. Maka masyarakat tidak dapat memiliki kebebasan untuk menentukan jumlah permintaan yang akan dibeli.
  5. Tidak bisa melakukan inovasi, Hak individu yang dibatasi maka masyarakat cenderung bergantung kepada pemerintah dan sangat sulit apabila ingin melakukan inovasi. Kreatifitas mereka dibatasi sehingga tidak akan terjadi keterbaruan secara cepat.
  6. Keberjalanan ekonomi sangat tergantung pada pemerintah, Kebijakan pemerintah sangat menentukan arah perekonomian negara tersebut. Apabila pemerintah sudah merencanakan secara baik maka tidak akan terjadi kegagalan, namun apabila salah strategi maka negara akan sangat merugi.

Contoh Sistem Ekonomi Komando

Beberapa negara yang sampai saat ini masih menerapkan sistem ekonomi komando antara lain,

Kuba

Merupakan salah satu neraga yang masih menerapkan sistem ini. Pemerintah sebagai penentu utama jalannya perekonomian negara kecil ini. Oleh karena itulah ketika terjadi permasalahan seperti pemerintah yang korupsi negara ini menjadi sangat bergejolak, bahkan hancur.

Korea utara

Negara Korut (Korea Utara) dengan sistem ekonomi komando namun terkenal dengan rakyat yang sengsara. Bahkan negara ini membatasi hubungan dengan negara lain. Apapun yang diakses oleh rakyatnya dipantau secara ketat.

Republik Rakyat Cina

Salah satu negara dengan sistem ekonomi komando yang sukses. Dilihat dari kemajuan teknologi yang dimiliki. Negara ini walaupun dengan sistem ekonomi komando, namun dalam penerapannya tidak seperti Korea Utara. Cina masih memberikan kebebasan berinovasi. Saat ini Cina merupakan negara yang besar dan memiliki inovasi yang luar biasa.

Vietnam

Salah satu negara di Asia Tenggara yang masih menggunakan sistem perekonomian dengan komando adalah Vietnam. Sistem yang ada di negara ini tidak terlalu begitu nampak karena termasuk negara yang perekonomiannya lemah.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapatlah dikatakan bahwa yang utamanya menjadi ciri dari sistem ini biasanya semua kebijakan tentang ekonomi diatur oleh pemerintah mulai dari harga, proses produksi, hingga proses penjualan. Sistem ini diatur dengan sedemikian rupa sehingga keadaan ekonomi di negara yang menggunakan sistem ini memiliki kelebihan perekonomian stabil dan tidak terdapat kesenjangan perekonomian

Sistem ini juga memiliki kekurangan yaitu hak swasta atau pribadi tidak dihargai. Semua aset yang ada di wilayah negara tersebut ialah milik pemerintah. Contoh negara yang menerapkan sistem ini dan sukses ialah Kerajaan Inggris.

Nah, itulah tadi penjelasan serta pengulasan yang bisa disebutkan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian sistem ekonomi komando menurut para ahli, ciri, kelebihan, kekurangan, dan contoh negara yang menganutnya. Semoga bisa memberikan wawasan dan referensi yang mendalam. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *