Pengertian Kerjasama Multilateral, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

Diposting pada

Kerjasama Multilateral Adalah

Kerjasama yang terdiri dari beberapa negara yang bergabung pada kesepakatan tertentu. Kerjasama ini dapat bergerak dalam beberapa bidang yang menyangkut kepentingan orang banyak. Kerjasama yang dimaksud ini bertaraf internasional, perusahaan yang bergabung dapat dikatakan perusahaan multinasional. kerjasama yang terdiri dari dua negara disebut kerjasama bilateral. Kerjasama yang dijalin lebih dari dua negara dapat dikatakan kerjasama multilateral.

Kerjasama ini diikuti oleh beberapa negara. Tentu jumlah negara yang bergabung lebih dari dua orang. Kerjasama ini biasanya terhimpun dalam sebuah organisasi yang cukup besar. Kerjasama ini dapat membangun relasi dengan cakupan yang luas dan banyak yang terlibat. Kerjasama ini tentu memberikan banyak manfaat bagi anggota didalamnya. Contoh : organisasi WHO, yang bergerak pada bidang kesehatan.

Kerjasama Multilateral

Kerjasama multilateral sangat penting bagi suatu negara. Apabila tidak membentuk suatu kerjasama multilateral maka negara tersebut akan lemah karena tidak memiliki asosiasi yang mendukung negara tersebut. Asosiasi memberikan banyak keuntungan bagi negara yang bergabung.

Kerjasama ini pada banyak bidang misal, budaya, kesehatan, ekonomi, kerjasama pada sektor tertentu, pertahanan bangsa, dan lain-lain. Kerjasama ini biasanya memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Bukan hanya lingkup regional kadang dapat melebihi regional tersebut tergantung pada jenis kerjasama yang dilakukan.

Semakin erat hubungan antar anggota maka akan semakin mudah menuju tujuan yang telah ditetapkan. Kerjasama tersebut biasanya mengusung visi dan misi tertentu dengan tujuan yang jelas. Tujuan yang jelas itu akan menjadikan kerjasama yang kokoh. Tujuan ini juga tidak untuk kepentingan satu negara saja melainkan untuk kepentingan bersama.

Bentuk kerjasama ini pasti memiliki peraturan yang harus dipenuhi oleh semua anggota. Peraturan tersebut harus dipatuhi oleh seluruh anggota dalam kerjasama tersebut untuk kepentingan bersama dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Pengertian Kerjasama Multilateral

Kerjasama Multilateral adalah kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara berskala internasional. Aggota dari bentuk kerjasama ini lebih dari dua negara. Negara yang tergabung dalam kerjasama ini ialah negara dengan kekuatan tingkat menengah.

Kerjasama multilateral adalah jenis kerjasama yang dibangun bersama-sama dengan negara-negara yang memiliki tujuan sama. Negara yang tergabung dalam kerjasama ini ialah negara yang berkembang. Negara tersebut kemudian bersatu menjadi suatu organisasi yang kuat. Negara yang menjalin hubungan multilateral dapat melibatkan perusahaan multinasional.

Pengertian Kerjasam Multilateral Menurut Para Ahli

Kerjasama multilateral menurut Kamus Beaar Bahasa Indonesia adalah suatu bentuk yang terdiri atas banyak sisi, mengikutsertakan lebih dari dua bangsa. Dalam konteks kerjasama ini ialah lebih dari dua negara dan berasal dari berbagai negara bagian. Definisi kerjasama ini hanya secara bahasa agar kita mudah memahami makna multilateral.

Jenis Kerjasama Multilateral

Kerjasama yang dilakukan oleh beberapa negara pada beberapa bidang yang memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Berikut merupakan beberapa jenis kerjasama multilateral antara lain.

Bidang ekonomi

Kerjasama yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi suatu negara yang tidak dapat dihasilkan oleh negara tersebut. Kemungkinan lain kerjasama dalam bidang ekonomi ialah ketika negara tersebut mampu memproduksi barang tersebut namun dengan harga yang lebih tinggi sehingga memilih untuk melakukan impor dari luar negeri. Keputusan tersebut tergantung pada masing-masing negara.

Bidang kesehatan

Kerjasama dapat dilakukan ketika membutuhkan bantuan tenaga medis atau bantuan alat kesehatan dalam situasi atau kondisi tertentu. Kerjasama ini sangat penting untuk mengambil kebijakan dalam bidang kesehatan. Negara satu dengan yang lain juga dapat melakukan pertukaran ilmu pengetahuan tentang kesehatan untuk melakukan penelitian atau pengembangan alat medis.

Bidang sosial budaya

Kerjasama dapat dibentuk untuk melindungi warisan budaya ang ada diberbagai negara dan tidak mengambil alih kebudayaan negara lain. Kebudayaan yang telah diumumkan dalam lingkup dunia  maka tidak akan diakui oleh negara lain. Adanya kerjasama ini juga dapat menyelenggarakan suatu kegiatan yang bertaraf internasional.

Bidang ilmu pengetahuan dan teknologi

Kerjasama bidang pendidikan dapat dilakukan dengan kerjasama antar beberapa negara untuk memberikan beasiswa pendidikan pada bidang tertentu. Kerjasama tersebut dilakukan oleh beberapa negara yang memiliki visi pendidikan yang sama.

Visi pendidikan yang sama akan membuat negara saling kerjasama dan berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi antar negara. Perkembangan pendidikan semakin maju maka semakin banyak negara yang membentuk asosiasi pendidikan dan beasiswa.

Manfaat Kerjasama Multilateral

Adapun manfaat yang terwujud dari adanya kerjasama multilateral antara lain adalah sebagai berikut;

Menambah keuntungan negara

Keuntungan tersebut dapat berupa hubungan kerjasama yang memilik kemampuan untuk saling membantu. Bantuan tersebut dapat dirasakan secara langsung atau tidak langsung oleh asosiasi atau organisasi yang telah dibentuk.

Mempererat hubungan antar negara

Hubungan antar negara akan semakin erat dengan adanya kerjasama ini. Mereka saling bekerjasama dan sering mengadakan pertemuan antar negara teresbut. Negara yang tergabung akan sering berdiskusi tentang keberlangsungan masing-masing negara.

Meningkatkan kesejahteraan ekonomi

Kerjasama yang saling memenuhi kebutuhan ekonomi antar negara sehingga keadaan ekonomi negara tersebut dapat semakin membaik. Kebutuhan ekonomi yang sudah terpenuhi diimbangi kemampuan masyarakat untuk membeli kebutuhan maka dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi di masing-masing.

Memudahkan mendapatkan pinjaman keuangan

Pinjaman keuangan sangat penting untuk keberlangsungan suatu negara. Terutama untuk negara yang berkembang. Negara berkembang yang biasanya kekurangan dana dalam memenuhi kebutuhan dalam negara. Baik pinjaman langsung atau dalam bentuk lain.

Contoh Kerjasama Multilateral

Adapun untuk contoh kerjasama multilateral antara lain adalah sebagai berikut;

World Trade Organization (WTO)

Organisasi Internasional satu-satunya yang mengatur perdagangan internasional. Banyak negara yang gabung dengan organisasi ini. WTO merupakan wadah bagi negara yang ingin melakukan perdagangan bertaraf internasional. Organisasi tidaak hanya pada tingkat regional, namun bersifat menyelurug diberbagai negara yang menginginkan bergabung dalam organisais ini.

Negara yang tergabung dalam organisasi ini berdasarkan data terakhir pada tahun 2016 sebanyak 160 negara diberbagai belahan dunia. Beberapa contoh negara yang tergabung dalam organisasi ini ialah Afganistan, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Belanda, Filipina, Italia, Jepang, Korea Selatan, Maroko, Rusia, Finlandia, Indonesia, dan lain-lain.

PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)

Sebuah organisasi dunia yang tergabung dalam satu organisasi yang bertujuan untuk keberlangsungan bangsa dan negara. Organisasi ini juga bertujuan untuk kesatuan dan persatuan antar negara yang kuat dan kokoh. Negara yang tergabung dalam organisasi ini harus mentaati segala aturan yang ada dalam organiasasi.

Negara yang tergabung dalam PBB ini berjumlah 193 negara. Negara yang bergabung dalam organisasi ini dapat ditetapkan sebagai anggota tetap atau sementara tergantung pemenuhan syarat dan prosedur yang akan dipenuhi. Contoh negara yang tergabung dalam organisasi ini antara lain, Afganistan, Bangladhes, Nigeria, Philippines, Korea, Romania, Singapore, Yaman, Indonesia, dan lain-lain.

Organization Of the Patroleum Exporting Countries (OPEC)

OPEC merupakan suatu organisasi yang mengumpulkan beberapa negara yang menghasilkan minyak pada tingkat dunia. Organisasi ini sebagai tempat bertemunya negara-negara yang memiliki  sumber daya yaitu berupa minyak bumi. Minyak bumi tersebut kemudian diekspor ke negara-negara yang membutuhkan.

Negara yang tergabung dalam organisasi ini ialah sebanyak 14 negara. Negara ini tetap bertahan karena tetap mampu mengekspor minyak bumi.

Indonesia pernah bergabung dengan organisasi ini ketika masih memiliki sumber minyak bumi yang banyak namun setelah dieksploitasi besar-besaran saat ini Indonesia sudah tidak menjadi anggota OPEC. Contoh negara yang tergabung dalam organisasi ini adalah Afrika, Iran, Libya, Arab Saudi, Venezuela, dan lain-lain.

International Financial Corporation (IFC)

Sebuah organisasi yang bergerak pada bidang ekonomi. Fokus dari organisasi ini ialah memberikan pinjaman dana kepada negara lain terutama negara berkembang. Organisasi ini merupakan salah satu anggota dari bank dunia. Organisasi ini memberikan akses keuangan bagi yang membutuhkan.

International Monetary Fund (IMF)

Organisasi yang terkenal sewenang-wenang dalam memberikan bunga atas pinjaman yang telah diberikan. IMF merupakan jenis organisasi yang hampir sama dengan IFC. Tujuan organisasi ini memberikan pinjaman kepada negara-negara yang membuhkan. Sasaran utama dari organisasi ini ialah negara berkembang.

International Labour Organizarion (ILO)

ILO merupakan salah satu organisasi yang diikuti oleh banyak negara. Negara yang tergabung dalam organisasi ini saling bertukar informasi tentang tenaga kerja atau ketanagakerjaan. Organisasi ini juga menyediakan tempat untuk negara yang tergabung menawarkan tenaga kerjanya atau memberi informasi tentang lowongan tenaga kerja.

Organisasi ini memiliki suatu standar yang berkaitan dengan tenaga kerja. Banyak negara yang tergabung dalam organisasi ini. Tujuan utama dari organisasi ini ialah memberikan informasi baik tenaga kerja atau lowongan pekerjaan bertaraf internasional.

United Nations Education Scientific Culture Organization (UNESCO)

UNESCO merupakan organisasi yang bergerak pada bidang budaya dan pendidikan. UNESCO memiliki tujuan yang luar biasa yaitu berkaitan standar pendidikan internasional dan menjaga warisan budaya dunia.

Setiap negara yang tergabung dalam organisasi ini harus mentaati segala aturan yang berlaku dan dapat menjadi salah satu negara yang memiliki suatu kepudayaan yang menjadi warisan dunia. Tentu saja dikenal pada taraf internasional.

Itulah tadi ulasan lengkap yang bisa kami uraikan kepada pembaca berkaitan dengan pengertian kerjasama multilateral menurut para ahli, jenis, manfaat, dan contohnya yang ada di Indonesia dan dunia. Semoga memberikan bahan bacaan.

Daftar Pustaka
  • Alam dan Rudianto. 2019. Ekonomi untuk Kelas XI Kurikulum 2013 yang disempurnakan Kelompok Peminatan. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *