Pengertian Faktur, Ciri, Macam, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Faktur

Pembelian secara kredit akan mendapat sebuah bukti pembayaran. Bukti pembayaran tersebut berupa faktur. Bukti pembelian faktur memiliki berbagai keterangan terkait transaksi tersebut. Semua informasi yang terdapat dalam faktur merupakan keterangan yang penting. Faktur banyak digunakan oleh perusahaan dagang, jasa, dan manufaktur. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan nasional, internasional, dan multinasional.

Faktur menjadi bukti yang kuat dalam sebuah transaksi dan memiliki kekuatan hukum apabila terjadi masalah yang berkaitan dengan hukum. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang pengertian faktur, ciri, macam, fungsi, dan contohnya.

Faktur

Ketika kita melakukan usaha dalam bidang tertentu maka akan banyak mengenal tentang bukti transaksi. Bukti transaksi tersebut berguna untuk laporan keuangan yang dibuat oleh pemilik usaha. Pemilik usaha akan menyimpan segala bukti transaksi sebagai arsip perusahaan.

Perusahaan yang memiliki cakupan usaha yang luas maka akan dengan benar bukti transaksi tersebut. Bukti transaksi akan mempermudah pemilik usaha dengan segala kebutuhan perusahaan. Kebutuhan utama yang dilakukan ialah dalam pencatatan laporan manajemen keuangan.

Pemanfaatan faktur ini banyak digunakan oleh para pedagang yang memiliki jenis usaha grosir. Pengusaha yang menjual secara grosir sehingga pembeli melakukan pembelian dalam jumlah yang besar. Banyak pedagang yang memilih membeli dengan utang agar usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.

Pengertian Faktur

Faktur adalah salah satu bukti transaksi dalam sebuah usaha. Lebih tepatnya faktur merupakan bukti transaksi atas pembelian atau penjualan barang dagang dengan pembayaran secara kredit. Faktur ini diserahkan kepada pembeli bersamaan dengan penyerahan barang yang dibeli. Faktur dibuat oleh seorang penjual.

Penjual yang membuat faktur akan menyimpan faktur tersebut. Ketika jatuh tempo pembayaran faktur maka akan dilihat ulang pada faktur yang telah dimiliki oleh pemilik toko. Kegiatan ini untuk menghindari kesalahpahaman antara penjual dan pembeli..

Faktur ini biasanya akan dicatat dalam jurnal khusus. Jurnal khusus sangat penting untuk melihat transaksi yang terjadi sehingga diakhir bulan akan diketahui berapa jumlah pembelian dan penjualan yang dimiliki oleh perusahaan. Berdasarkan data pada jurnal khusus akan mempermudah dalam pencatatan pada buku besar.

Pengertian Faktur Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa definisi tentang faktur dari beberapa ahli. Antara lain;

  1. Sugeng Hariyanto

Faktur adalah sebuah catatan yang mencatat barang yang telah dikirim kepada pembeli yang dilengkapi dengan harganya. Faktur dibuat untuk sebuah transaksi yang merupakan pembelian secara kredit.

  1. Andrian Sutedi

Faktur ialah sebuah bukti transaksi yang penting. Karena dalam faktur terdapat banyak informasi penting dalam sebuah transaksi. Catatan yang terdapat dalam faktur diantaranya jumlah transaksi, tanggal pelunasan, syarat pembayaran, dan lain-lain.

Ciri Faktur

Ketika kita belum mengenali faktur maka kita akan melihat dari ciri faktur yang dapat kita temui. Berikut merupakan beberapa ciri faktur yang dapat kita gunakan untuk mengidentifikasi faktur,

  1. Terdapat nama dan alamat penjual, pada bagian atas terdapat keterangan lengkap terkait alamat dan nama toko yang menerbitkan faktur tersebut.
  2. Terdapat nomor faktur, nomor faktur merupakan hal yang pokok untuk melihat urutan faktur yang telah dikeluarkan.
  3. Terdapat nama dan alamat pembeli, pihak yang dituju atau yang memiliki hutang kepadda penjual.
  4. Terdapat tanggal pemesanan, tanggal dimana pembeli memesan produk kepada penjual dengan ketentuan tertentu.
  5. Terdapat tanggal pengiriman, tanggal dimana penjual mengirim pesanan kepada pembeli dan menyerahkan faktur yang telah dibuat oleh penjual.
  6. Terdapat syarat pembayaran dan keterangan barang, syarat yang diberikan oleh penjual dan disepakati oleh pembeli sehingga terdapat titik temu. Terdapat syarat tertentu yang akan memberikan keringan kepada pihak pembeli.
  7. Terdapat tanda tangan penjual dan pembeli, tanda tangan sebagai bukti transaksi yang telah dilakukan dan menyatakan bahwa transaksi tersebut sah.

Macam Faktur

Faktur memiliki beberapa macam sesuai dengan kegunaannya dalam transaksi jual beli. Macam faktur ini juga menyesuaikan tingkat transaksi yang dilakukan yaitu skala nasional atau internasional. Pemahaman lebih lanjut mari kita pelajari tentang macam faktur yang sering digunakan dalam transaksi jua beli,

  1. Faktur biasa

Salah satu jenis faktur yang sering digunakan oleh penjual yang diberikan kepada pembeli yang melakukan pembelian secara utang dengan jumlah barang yang tidak terlalu banyak. Jumlah barang yang tidak terlalu banyak membuat transaksi dapat dilakukan dalam sekali pengiriman barang sehingga hanya membutuhkan satu faktur.

Isi dari faktur ini sesuai dengan ciri yang ada sehingga dapt digunakan sebagai bukti yang kuat. Faktur ini tidak memiliki keistimewaan apapun dan sering digunakan dalam transaksi jual beli dalam dunai usaha perdagangan.

  1. Faktur proforma

Faktur yang dibaut karena jumlah barang yang dipesan tidak dapat dikirimkan secara langsung sesuai dengan jumlah yang diinginkan. Faktur ini biasa disebut sebagai faktur sementara. Faktur sementara ini akan digantikan dengan faktur biasa apabila barang yang dipesan telah dikirim secara menyeluruh.

Faktur sementara memiliki sedikit perbedaan dengan faktur biasa. Faktur proforma memiliki catatan barang yang belum dikirim oleh penjual kepaada pembeli. Hal ini mempermudah penjual atau pembeli mengetahui barang mana yang belum datang atau dikirim.

  1. Faktur konsuler

Jenis faktur ini biasa digunakan oleh para pedagang yang melakukan kerjasama pada taraf internasional. Faktur ini biasa digunakan oleh para eksportir dan importir dalam transaksi ekspor-impor. Faktur ini memiliki sedikit perbedaan karena harus melalui proses yang berbeda pula.

Faktur ini akan melibatkan pihak ketiga dalam pelaksanaan transaksinya. Pihak ketiga tersebut merupakan orang yang bekerjasama dengan pengusaha terssebut atau dari pemerintah masing-masing negara.

Fungsi Faktur

Faktur memiliki fungsi yang banyak dalam sebuah usaha yang dilakukan oleh seseorang. Fungsi tersebut tentu bukan hanya untuk penjual namun juga untuk pembeli. Berikut merupakan beberapa fungsi faktur yang perlu kita pahami tertutama pada bidang perpajakan,

  1. Informasi barang/jasa yang dibeli oleh konsumennya.
  2. Informasi tagihan dan batas pembayaran yang dibayarkan.
  3. Bukti transaksi yang sah untuk memasukan transaksi ke pembukuan keuangan perusahaan.
  4. Dapat dijadikan untuk rujukan pada kasus tersebut.
  5. Sebagai bukti untuk pengenaan pajak, ketika melakukan transaksi pada barang tertentu yang termasuk jenis usaha yang besar maka faktur ini akan masuk dalam dasar pengenaan pajak yang harus dibayar oleh pemilik usaha. Faktur akan mempermudah pemilik usaha untuk melakukan penghitungan pajak atas usaha yang dilakukan.
  6. Sebagai bukti barang yang termasuk dalam PPN, ketika terjadi transaksi jual beli yang menjual produk atau barang yang harus dikenail PPN dapat dilihat dari faktur ini. Pemilik usaha dapat langsung membebankan PPN tersebut kepada pembeli. Ketika melakukan transaksi tersebut maka pembeli telah membayar pajak kepada penjual yang kemudian akan disalurkan kepada pihak pengelola pajak atau pemerintah.
  7. Sebagai bukti pengenaan pajak PPn BM, jual beli barang mewah membutuhkan dokumen yang lengkap. Ketika pembelian barang mewah tersebut maka harus memiliki faktur. Faktur ini akan menyatakan kebenaran transaksi sehingga mempermudah pembeli untuk melakukan penghitungan PPn BM yang harus ditanggung oleh pembeli.

Cara Membuat Faktur

Pembuatan faktur dapat dibuat secara konvensional dan modern. Faktur konvensional dapat ditulis dengan tangan pada kertas yang telah diberikan format tertentu. Apabila merasa kesulitan menggunakan  faktur manual maka dapat menggunakan buku faktur seperti buku nota.

Cara lain yang dapat dilakukan dengan menggunakan software akuntansi. Software ini dapat digunakan untuk mencatat, mencetak, dan mengirim faktur melalaui pesa elektornik. Faktur yang penting apabila ingin mencetak dapat memanfaatkan fasilitas dalam software tersebut. Saat ini software sangat mempermudah segala usaha.

Contoh Faktur

Kita telah mengenal beberapa jenis faktur maka kali ini kita akan melihat contoh faktur tersebut. Berikut contoh faktur berdasarkan jenis faktur,

  1. Faktur Biasa

  1. Faktur Proforma

  1. Faktur Konsuler

Faktur merupakan bukti transaksi yang lumrah digunakan dalam transaksi. Penjelasan tentang pengertian faktur menurut para ahli, ciri, macam, fungsi, dan contohnya mungkin hanya sedikit membantu untuk menambah pengetahuan kita tentang bukti transaksi. Semoga penjelasan ini dapat membantu kita dalam memahami bukti trasaksi berupa faktur.

Daftar Pustaka
  • Harti, D. 2009. Akuntansi Jilid 1. Yogyakarta: STIE YKPN.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *