Ciri Nota Debet dan Kredit

Diposting pada

Ciri Nota

Dokumen transaksi pada dasarnya sangat penting untuk dipergunakan membuat sebuah laporan. Jenis dokumen ini termasuk salah satu bentuk dokumen sumber. Dokumen sumber dalam hal ini nota dapat dikatakan dokumen yang dapat diguakan sebagai bukti transaksi yang kuat, baik bagi perusahaan jasa ataupun perusahaan dagang.

Akan tetapi yang pasti karakteristik nota secara umum memang ada di bebagai jenis toko yang secara garis besar ada debit, kontan, dan kredit.

Nota

Nota adalah bukti transaksi yang telah dilakukan baik pembelian secara langsung (kontan) maupun secara kredit. Pembelian secara langsung dan kredit memiliki jenis nota yang berbeda. Nota ini akan mempermudah pihak-pihak yang terkait.

Adapun disisi lain, nota memiliki bentuk yang beragam tergantung pada masing-masing pemilik toko dan masih memuat hal-hal yang harus ada dalam sebuah nota sebagai sumber informasi. Informasi ini akan menjadi bukti penting bagi beberapa pihak. Mengenali nota dapat dilihat secara langsung dari bentuknya. Apabila ingin mengidentifikasi dapat berasal dari ciri-ciri yang melekat pada nota tersebut.

Ciri Nota

Adapun untuk ciri nota secara umum. Antara lain;

  1. Terdapat nama perusahaan

Nama perusahaan dalam nota ini diikuti dengan alamat yang jelas dan kontak yang dapat dihubungi. Hal ini akan memudahkan pihak-pihak terkait ketika melakukan pemesanan ulang atau melakukan komplain kepada pemilik toko.

  1. Nomor nota

Nomor nota dibuat sesuai dengan urutan yang dibuat oleh perusahaan. Nomor ini sesuai dengan urutan yang ditentukan oleh pemilik usaha. Perusahaan dapat melakukan penomoran secara harian, mingguan, atau bulanan. Nomor juga akan mempermudah dalam melakukan pencarian.

  1. Tanggal transaksi

Tanggal yang dibuat dalam nota dilakukannya transaksi pembelian produk tersebut secara kontan. Tanggal merupakan komponen yang penting pada setiap transaksi. Hal ini akan menentukan input data yang dilakukan oleh pekerja bagian administrasi.

  1. Jumlah barang

Jumlah masing-masing barang ekonomi yang sudah dibeli dari toko tersebut senantiasa ada dalam nota. Dimana jumlah barang akan digunakan untuk mencocokan dengan data riil yang telah dikemas dan akan dikirim ke pemesan atau dibawa pulang oleh pemesan.

  1. Jenis barang

Jenis menyesuaikan keinginan pembeli senantiasa dilakukan pencatatan dalam nota. Jenis barang ini akan dijelaskan secara detail dibagian jenis barang mulai dari variasi, jenis kemasan, jumlah, dan hal-hal lain yang dianggap memiliki urgensi tinggi.

  1. Harga satuan

Keterangan yang ada di harga setiap produk dengan karakteristik tersendiri. Dimana keterangan dalam nota tersebut ada harga satuan, per pack, per dus, atau satuan lainnya yang digunakan untuk dasar penghitungan suatu barang.

  1. Jumlah harga

Jumlah harga setiap jenis barang sesuai dengan jumlah barang yang dibeli dalam jumlah barang. Apabila seseorang melakukan pembelian lebih dari satu buah maka akan dikalikan dengan kuantitasnya, hasil perkalian tersebut disebut sebagai jumlah harga setiap barang.

  1. Total harga

Total keseluruhan dari harga barang yang dibeli. Total harga ini biasanya sudah dikurangi diskon untuk pembeli tetap. Total harga ini juga dapat disebut sebagai harga yang harus dibayar oleh pembeli baik secara tunai atau dengan cara kredit.

  1. Nama penerima

Penerima nota ini dapat kita sebut dengan pembeli. Penerima yang dimaksud ialah penerima barang yang dibeli. Kadang beberapa toko juga menulis alamat pembeli, hal ini mempermudah toko untuk mengetahui pangsa pasar yang dimiliki.

  1. Terdiri dari dua lembar

Nota lapisan pertama disebut nota asli dan bagian bawahnya sebagai nota salinan. Semua nota ini memiliki fungsi masing-masing. Nota asli diberikan kepada pembeli. Sementara nota salinan disimpan oleh pemilik toko untuk arsip perusahaan dan pencatatan atas transaksi yang dilakukan.

  1. Digunakan dalam transaksi

Nota dapat digunakan dalam berbagai jenis transaksi di bidang ekonomi. Khususnya pada transaksi jual beli berupa barang di berbagai jenis tempat. Nota juga dapat digunakan untuk bukti pembayaran yang sah apabila memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan.

  1. Tanda tangan

Bukti sah atas sebuah transaksi adalah tanda tangan. Tanda tangan memuat nama orang yang bertanggungjawab atas transaksi tersebut. Pada setiap toko memiliki prosedur tersendiri dalam memberikan pengesahan atas transaksi yang dilakukan.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan, dapatlah dikatakan bahwa nota memiliki wujud yang dapat dijadikan sebagai cara untuk mengenali nota tersebut. Adapun cara mengenal nota juga dapat melalui ciri yang melekat pada nota. Dimana ciri merupakan cara yang paling mudah dalam mengenali sebuah nota.

Disisi lainnya, yang perlu dipahami bukti transaksi bukan hanya nota, nota hanya salah satunya. Banyak jenis bukti pembayaran yang sudah kita kenal.

Nah, itulah saja artikel yang bisa kami kemukakan pada semua pembaca berkenaan dengan karakteristik nota debet, kredit, dan kontan secara umum yang mudah kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga memberi wawasan bagi kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *