Pengertian Distributor, Ciri, Jenis, dan Contohnya

Diposting pada

Distributor Adalah

Pelaku ekonomi memiliki peran penting untuk setiap kegiatan ekonomi. Kemarin kita telah membahas tentang arti konsumen dan makna produsen, maka kali ini kita akan membahas tentang distributor. Kegiatan yang dilakukan oleh distributor memiliki cakupan yang lebih luas.

Distributor berperan sebagai penghubung antara permintaan dan penawaran yang berasal dari konsumen dan produsen. Distribusi yang dilakukan memiliki banyak jenis dengan peran yang berbeda-beda. Penjelasan lebih lanjut tentang distributor akan kita bahas dibawah ini tentang pengetian distributor, ciri, jenis, dan contohnya.

Distributor

Ketika kita membaca kata distributor pasti kita akan berpikir tentang penyaluran barang. Walaupun kita tahu kegiatan penyaluran barang disebut distribusi. Kegiatan ini akan berjalanan seiring dengan proses produksi dan konsumsi.

Adanya distributor ini akan mempermudah konsumen dan produsen. Konsumen dan produsen terbantu karena ketika ingin melakukan sebuah transaksi tidak harus bertemu langsung. Konsumen tidak perlu ketempat produsen dan begitu pula sebaliknya.

Distributor ini sangat penting untuk daerah yang jauh dari pusat perkotaan. Daerah terpencil yang jauh dari pusat produksi akan sangat tergantung pada distributor. Seorang distributor biasanya memiliki jenis yang beragam tergantung perusahaan memilih jenis distributor yang mana.

Pengertian Distributor

Distributor adalah seseorang yang berperan sebagai pihak yang menyalurkan barang dari produsen yang memproduksi barang secara langsung dengan tujuan menjual kembali barang kepada toko-toko yang telah melakukan kerjasama dengan pihak distributor tersebut.

Distributor ialah suatu badan usaha atau usaha individu yang bertujuan menyalurkan produk dari produsen kepada konsemen baik berupa barang atau jasa. Penyaluran dilakukan kepada pihak-pihak tertentu yang telah melakukan kerjasama.

Berdasarkan definisi di atas kita dapat menyimpulkan bahwa distributor adalah seseorang yang melakukan pembelian dalam jumlah yang besar yang dijalankan oleh suatu badan usaha atau probadi. Produk yang disalurkan barang dan jasa kepada para pemilik toko atau riteler.

Distributor dibutuhkan untuk mempermudah jalannya perusahaan. Distributor mengambil peran yang sangat penting bagi seorang produsen. Tanpa adanya diatributor seorang produsen akan merasa kebingungan dalam memesarkan produk yang telah diproduksi. Apalagi untuk perusahaan yang tidak memiliki gudang penyimpanan hasil produksi.

Pengertian Distributor Menurut Para Ahli

Adapun definisi distributor antara lain sebagai berikut;

  • KBBI, distributor adalah orang atau badan yang memiliki tugas mendistribusikan barang dagangan atau disebut penyalur.

Ciri Distributor

Apabila kita ingin mengetahui tentang distributor, maka kita dapat melihat dari ciri seorang distributoe. Kita dapat mengenali cara kerjanya kemudian perannya dalam suatu kegiatan ekonomi. Kegiatan ekonomi akan mudah apabila antara pelaku ekonomi saling bekerjasama. Berikut ciri distributor yang dapat kita kenali,

  1. Bekerjasama dengan produsen, seorang distributor melakukan kerjasama dengan produsen tertentu yang kemudian akan di kirim ke beberapa toko.
  2. Membeli barang dengan produsen dalam jumlah yang besar, seorang distributor membeli produk dari produsen dengan tujuan dijual kembali tidak untuk konsumen terakhir. Distributor juga bekerja sama dengan beberapa toko.
  3. Pembelian dengan sistem komisi, pembelian yang dilakukan tidak berupa pembelian kontan melainkan dengan sistem komisi. Sistem komisi ini tentu mempermudah distributor untuk melakukan pembelian dalam pembelian dalam jumlah yang banyak.
  4. Memiliki cakupan wilayah, cakupan wilayah seorang distributor biasanya dibatasi oleh wilayah tertentu yang dapat dijangkau. Keterjangkauan tersebut juga tergantung pada jenis produk yang disalurkan.
  5. Transaksi tidak dengan konsumen akhir, transaksi distributor biasanya dengan para pemilik toko atau retail yang berada di daerah tertentu. Toko tersebut kemudian menyalurkan kepada para konsumen akhir.
  6. Tidak menjual dua produk yang bersaing, seorang distributor harus berhati-hati dalam memilih produk yang akan disalurkan. Produk yang dijual harus tidak bertentangan dengan produk lainnya.
  7. Memiliki izin usaha, perusahaan distribusi barang biasanya memiliki izin resmi atas usaha yang dilakukan. Perusahaan ini dalam cakupan yang besar juga dapat berupa perusahaan yang berbadan hukum. Izin yang dimiliki tergantung jenis distribusi yang dilakukan oleh distributor tersebut.

Jenis Distributor

Berikut merupakan penjelasan tentang jenis-jenis distributor, antara lain;

  1. Distributor Barang

suatu perusahaan yang bergerak pada bidang distribusi barang. Distributor biasanya bekerja sama dengan perusahaan atau pabrik-pabrik besar yang membutuhkan jasanya. Distributor barang biasanya memiliki berbagai jenis tergantung jenis barang yang didistribusi.

Terdapat beberapa jenis barang yang membutuhkan gudang sebelum disaluran kepada retail atau penjual, maka ada yang menyediakan gudang di tempat tertentu. Distributor ini biasanya untuk barang yang berukuran besar dan bukan merupakan bahan makanan.

Jenis distributor yang lain ialah mereka yang hanya menyediakan jasa pengiriman atas barang. Tanggungjawab distributor tersebut hanya menjual barang kepada pedagang tanpa da kesepakatan lain.

Distributor barang memiliki banyak jenis menyesuaikan kesepakatan dengan pihak perusahaan dan kriteria yang diinginkan oleh perusahaan. Distributor yang sesuai dengan kriteria maka akan melakukan kerjasama dalam tempo tertentu sesuai dengan kesepakatan.

  1. Distributor Jasa

Cara distribusi jasa ini sangat berbeda dengan distribusi barang. Seorang distributor jasa maka akan menawarakan jasa tertentu kepada masyarakat agar dikenal dan tertarik untuk memanfaatkan jasa yang ada. Seorang distributor jasa harus mengetahui cara yang paling tepat untuk mendistribusikan jasa tersebut. Distribusi jasa lebih sulit dibandingkan dengan distribusi barang.

  1. Distributor Perorangan

Distribusi ini dilakukan secara individu oleh seseorang bukan atas nama perusahaan tertentu. Distribusi perorangan ini biasanya pada produk makanan ringan atau rokok.

Banyak seseorang yang menjadi distributor perorangan distributor perorangan ini dapat kita sebut sebagai suplier kecil. Jumlah toko yang dijangkau dalam jens distributor ini juga tidak terlalu banyak sehingga dapat terkontrol dengan baik.

Contoh Distributor

Berikut merupakan contoh distributor, antara lain;

  1. Indomarco

Indomarco atau yang biasa kita kenal sebagai indomaret merupakan perusahaan distributor yang sangat besar. Perusahaan ini memiliki jumlah outlate yang banyak yang menjual berbagai jenis kebutuhan masyarakat.

Indomarco juga berperan membantu pengusaha kecil untuk melakukan usahanya. Indomarco memiliki salah satu cabanf usaha yaitu indogrosir dengan harga yang terjangkau dan dapat melakukan pembelian dalam jumlah yang besar.

  1. Mayora

Mayora merupakan perusahaan distributor produk makanan yang sudah dikenal sejak dahulu. Banyak orang yang sudah mempercayai mayora sebagai distributor atas produknya. Mayora merupakan perusahaan distributor yang cukup besar.

Cakupan yang dijangkau oleh perusahaan ini juga sanggat luas. Mayora merupakan distributor dibidang makanan ringan yang bekerjasama dengan pihak ritel yang terkenal. Banyak orang yang telah mempercayai perusahaan ini.

  1. Perusahaan Multifinance

Perusahaan yang bergerak pada bidang keuangan. Distributor berperan sebagai orang yang menawarkan jasa yang terdapat dalam perusahaan tersebut. Jasa yang ditawarkan kepada pihak tertetu yang membutuhkan. Jasa yang ditawarkan sangat beragam dan membuat kesepakatan dengan pihak-pihak tertentu. Distributor tersebut membuat kesepakatan dengan pihak yang terkait seperti pemilik showroom mobil dan lain-lain.

  1. MLM (Multi Level Marketing)

Kegiatan diastribusi produk yang memiliki cara tersendiri. Kegiatan ini melibatkan banyak orang untuk menyalurkan barang yang didistribusikan. Setiap mengalami pindah tangan maka akan terdapat biaya tambahan atas pertambahan rantai distribusi tersebut.

Pertambahan rantai distribusi membuat harga barang yang didistribusikan mengalami perubahan. Ketika sampai pada konsumen terakhir harganya sudah melambung tinggi dibandingkan dengan harga asli. Kegiatan distribusi ini juga termasuk kegiatan distribusi perorangan.

Demikian penjelasan tentang distributor. Sebelumnya kita telah membahas pelaku ekonomi yang lain yaitu konsumen dan produsen. Penjelasan tentang arti distrbutor ini diharapkan dapat memiliki manfaat dan memberikan informasi bagi yang membutuhkan.

Daftar Pustaka
  • www.kbbi.kemdikbud.go.id
  • Sukirno, S. 2005. Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *