Pengertian Pelaku Ekonomi, Ciri, Macam, Contohnya

Diposting pada
Rate this post

Pengertian Pelaku Ekonomi

Kegiatan ekonomi sangat penting dalam kegiatan sehari-hari. Melakukan kegiatan tersebut membutuhkan seseorang yang menjalankan. Untuk menjalankan kegiatan tersebut membutuhkan seseorang yang menjalankan. Orang yang menjalankan kegiatan ekonomi tersebut biasa disebut pelaku ekonomi.

Pelaku ekonomi tersebut memiliki lingkup masing-masing. Lingkup tersebut tergantung perannya masing-masing. Peran tersebut dalam lingkungan konsumen, produsen, distributor, pemerintah, atau masyarakat luar negeri. Pelaku ini dapat berperan lingkup ekonomi mikro atau makro. Ciri setiap pelaku tersebut berbeda-beda dengan peran yang dilakukan. Pembahasan lebih lanjut tentang pelaku ekonomi akan dibahas dalam artikel ini.

Pelaku Ekonomi

Sesuatu yang dilakukan dalam kegiatan sehari-hari memiliki peran tersendiri. Pemeran tersebut dapat kita sebut sebagai pelaku ekonomi. Pelaku ekonomi dapat kita sebut juga sebagai seseorang yang mengerakkan perekonomian.

Kegiatan ekonomi ini biasa kita sebut dalam beberapa sektor. Sektor tersebut ialah perekonomian dua sektor, tiga sektor, dan empat sektor. Pembeda dari setiap sektor tersebut ialah jumlah pelaku ekonomi yang terlibat. Semakin luas sektor ekonomi maka semakin banyak pelaku ekonomi yang terlibat.

Pelaku ekonomi selalu memiliki perannya masing-masing. Setiap pelaku ekonomi pasti memiliki arus uang dan arus barang yang saling bertemu pada titik tertentu. Pertemuan antar titik temu tersebut membuat antar pelaku ekonomi melakukan interaksi yang akan saling menguntungkan kedua belah pihak. Interaksi kedua belah pihak juga dapat dipengaruhi oleh pihak ketiga. Pihak ketiga yang ada ialah lembaga keuangan atau pemerintah.

Apabila dilihat dari urgenitasnya semua pelaku ekonomi memiliki peran yang sama penting. Dalam kegiatan ekonomi antar pelaku ekonomi memiliki hubungan yang saling melengkapi bukan saling menggantikan jadi tidak ada pelaku ekonomi yang tidak penting.

Pengertian Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi adalah semua orang yang melakukan kegiatan ekonomi. Orang tersebut melakukan perannya sendiri baik bersifat individu atau perusahaan tertentu. Peran tersebut sesuai dengan keadaan situasi dan kondisi pelaku ekonomi.

Setiap orang yang berada dilingkungan dan membutuhkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maka dapat kita katakan sebagai pelaku ekonomi. Semua orang memiliki peran masing-masing sesuai dengan peran yang dipilih.

Peran tersebut dapat dikatakan sebagai apa yang dilakukan oleh seseorang. Segala hal yang dilakukan memiliki orientasi untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan masing-masing pelaku ekonomi berbeda-beda. Hal tersebut akan mempengaruhi jalannya perekonomian suatu negara. Semakin luas sektor ekonomi yang diikuti maka akan semakin banyak relasi dalam lingkungan ekonomi.

Pengertian Pelaku Ekonomi Menurut Para Ahli

Definisi para ahli, terkait dengan pelaku ekonomi, antara lain;

KBBI

Pelaku ekonomi ialah orang yang bergerak dibidang ekonomi atau orang yang terlibat dalam proses ekonomi. Pelaku ini berkenaan pada orang yang melakukan suatu kegiatan. Pelaku ekonomi selalu melakukan hal-hal yang berkaitan dengan ekonomi. Pada dasarnya masing-masing individu memiliki peran masing-masing.

Ciri Pelaku Ekonomi

Mengenali ciri seorang pelaku ekonomi itu penting agar kita mengetahui apakah seseorang telah melakukan peranya dengan baik sesuai dengan pelaku ekonomi yang ada. Kita akan mudah dalam mengidentifikasi hal-hal tersebebut,

  1. Melakukan kegiatan yang harus dilakukan oleh seorang pelaku ekonomi

Kegiatan yang mungkin dilakukan ialah berperan sebagai konsumen, produsen, pemerintah, lembaga keuaangan, atau yang lainnya. Sehingga dalam hal ini konteks pelaku ekonomi harus melakukan segala kegiatan dengan tersistemasi secara prosedural seseuai dengan tangungjawabnya.

  1. Membangun relasi dengan pihak lain

Seorang pelaku ekonomi harus memiliki relasi. Relasi yang terus menerus dilakukan dapat membuat kita semakin mengenal pelaku ekonomi yang lain. Saling mengenal antar pelaku ekonomi akan mempermudah transaksi ekonomi yang dilakukan.

  1. Menerima hak dan menjalankan kewajiban sesuai dengan perannya

Hak dan kewajiban sesuai dengan perann yang diambil. Apabila berperan sebagai rumah tangga konsumsi maka harus memiliki faktor produksi kemudian memiliki hak atas faktor produksi tersebut. Menjadi seorang produsen maka harus memiliki barang yang dihasilkan dari proses produksi yang ada.

Macam Pelaku Ekonomi

Pelaku ekonomi tentu tidak hanya satu tetapi memiliki lima pelaku ekonomi dengan kegiatan yang berbeda-beda. Berikut merupakan beberapan pelaku ekonomi yang perlu kita ketahui dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Rumah tangga

Rumah tangga konsumsi adalah manusia baik individu atau kelompok yang memiliki tujuan untuk memakai atau menggunakan barang dan jasa. Rumah tangga konsumsi ini memiliki faktor produksi yang dapat digunakan oleh perusahaan.

Kegiatan yang dilakukan oleh rumah tangga konsumsi antara lain, menerima penghasilan dari para produsen atas faktor produksi, menerima penghasilan dari lembaga keuangan, menyisakan uang untuk ditabung, membayar pajak kepada pemerintah, dan berperan sebagai pembeli atasa produk yang ditawarkan.

  1. Produsen

Perusahaan atau produsen ialah pelaku ekonomi yang memiliki peran untuk melakukan kegiatan produksi. Kegiatan produksi ini membutuhkan faktor produksi yang terdiri dari SDM, teknologi, modal, dan lain-lain. Seorang produsen memiliki kewajiban membayar atas faktor produksi tersebut.

Kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan atau produsen adalah memperoleh dan menjual barang atau jasa, menggunakan faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh rumah tangga konsumsi, menentukan pembelian stok  bahan baku atau modal, mengajukan kredit dari lembaga keuangan, dan membayar pajak atas penjualan output yang dimiliki.

  1. Pemerintah

Peran pemerintah sebagai pembuat kebijakan dalam suatu negara. Kebijakan tersebut tentu berlaku untuk semua pelaku ekonomi yang terlibat. Pemerintah juga memiliki kewajiban untuk melayani masyarakat.

Kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan oleh pemerintah antara lain, menarik pajak langsung atau tidak langsung, menetapkan anggara belanja dan membelanjakannya, melakukan pinjaman luar negeri, menyewa tenaga kerja, dan menyediakan kebutuhan uang kartal masyarakat yang dapat digunakan langsung untuk transaksi dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Lembaga-Lembaga Keuangan

Lembaga keuangan yang berperan dalam kegiatan ekonomi ini adalah lembaga keuangan bank dan bukan bank. Lembaga tersebut berperan untuk memperlancar jalannya perekonomian suatu negara. Perannya sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan yang dilakukan oleh lembaga keuangan antara lain, menerima tabungan dari masyarakat, memberikan pinjaman kepada masyarakat yang membutuhkan dana baik perorangan atau perusahaan, dan menyediakan uang giral untuk melakukan transaksi keuangan baik secara digital atau langsung.

  1. Masyarakat luar negeri

Negara pasti memerlukan pihak luar negeri untuk memenuhi kebutuhan yang tidak tersedia dalam suatu negara. Masyarakat luar negeri menjadi salah satu pihak yang berperan dalam kegiatan ekonomi. Kegiatan dalam lingkup yang lebih luas yang berskala internnasional.

Hubungan dalam bidang ekonomi dengan perusahaan luar negeri atau masyarakat luar negeri dapat kita sebut sebagai ekonomi internasional yang memiliki berbagai jenis organisasi ekonomi yang bersifat bilateral, multilateral, dan lain-lain.

Kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat luar negeri antara lain, melakukan transaksi ekspor impor, menyediakan pinjaman luar negeri kepada negara yang membutuhkan khususnya negara berkembang, berperan sebagai salah satu pelaku ekonomi di pasar uang internasional sebagai sumber penerimaan dalam arti devisa suatu negara, dan salah satu penghubung pasar luar negeri dengan dalam negeri baik pasar uang atau barang.

Contoh Pelaku Ekonomi

Penjelasan dibawah ini akan diberikan sedikit contoh tentang kegiatan ekonomi yang mungkin dilakukan oleh seseorang sesuai dengan perannya masing-masing. Peran tersebut dilakukan oleh para pelaku ekonomi. berikut contoh hal-hal yang dilakukan oleh pelaku ekonomi,

  1. Dina memiliki peran sebagai produsen. Produsen berarti bertugas memproduksi barang atau jasa yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen atau dinikmati konsumen. Kewajiban lain yang harus dilakukan oleh seorang produsen ialah membayar atas faktor produksi yang digunakan. Hasil produksi yang telah dibuat akan dijaul kepada konsumen dan mendapat timbal balik berupa uang penjualan.
  2. Pemerintah memiliki hak untuk membuat kebijakan, maka pemerintah menerbitkan sebuah kebijakan bahwa setiap orang yang memiliki penghasilan harus membayar pajak atas penghasilan tersebut. Disinilah peran pemerintah kemudian pelaku ekonomi yang lain harus mentaati peraturan tersebut. Peraturan yang dibuat memiliki tujuan untuk kepentingan orang banyak.
  3. Sa’adah merupakan seorang karyawan di pabrik. Dalam kegiatan ekonomi ia berperan sebagai pelaku ekonomi. Peran sa’adah ialah sebagai konsumen. Ketika ia bekerja maka ia sebagai faktor produksi yang harus menerima upah atau bayaran dari orang yang mempekerjakannya. Bayaran yang diterima biasa disebut sebagai upah. Upah tersebut merupakan balas jasa atas faktor produksi yang dimilikinya. Upah tersebut kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhannya dalam kehidupan sehari-hari.

Demikianlah uraian lengkap yang bisa kami sebutkan serta bagikan pada semua pembaca. Berkaitan dengan pengertian pelaku ekonomi menurut para ahli, ciri, macam, contohnya yang ada di masyarakat. Semoga bisa memberikan literasi bagi semuanya.

Daftar Pustaka
  • www.kemendikbud.go.id
  • Sukirno, S. 2005. Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *