Contoh Pengangguran Voluntary dan Cara Menyelesaikannya

Diposting pada

Mengatasi Pengangguran Voluntary

Masalah pembangunan ekonomi yang dimiliki oleh suatu negara sangat beragam salah satunya ialah pengangguran voluntary.  Pengangguran voluntary yang juga dikenal sebagai pengangguran sukarela yang dengan senang hati tidak bekerja. Sukarela disini memiliki berbagai sebab yang dapat dijadikan sebagai alasan mengapa harus memilih tidak bekerja.

Misalnya saja seorang ibu rumah tangga atau masyarakat di negara maju mereka memang memilih untuk tidak bekerja. Ibu rumah tangga tidak bekerja karena mengurusi semua kegiatan yang ada di dalam rumah, atau mengerjakan semua pekerjaan rumah. Pengangguran di negara maju karena mereka sudah mendapat subsidi dari pemerintah dengan jumlah yang besar. Hal tersebut membuat seseorang tidak harus bekerja.

Pengangguran Voluntary

Pengangguran voluntary adalah seseorang yang sengaja tidak bekerja karena merasa sudah tidak membutuhkan penghasilan lagi. Merasa sudah cukup dengan apa yang dimilikinya. Orang tersebut tidak memiliki hasrat untuk memiliki sesuatu. Pengangguran voluntary ialah seseorang yang memilih untuk tidak bekerja. Pilihan tidak bekerja tersebut disebabkan oleh beberapa hal yang mengharuskan seseorang tinggal dirumah atau tidak mampu bekerja.

Pengangguran voluntary juga dapat bersifat sementara seperti halnya pengangguran friksional. Pengangguran karena keadaan waktu atau terjadi pada waktu tertentu saja. Pengangguran yang ingin mencari pekerjaan lain yang dirasa sesuai dengan yang ia inginkan.

Pengangguran voluntary memiliki keterkaitan dengan pengangguran struktural dan friksional. Memiliki kesamaan dengan pengangguran struktural karena seseorang yang menganggur karena merasa kemampuannya tidak dibutuhkan lagi dari perusahaan tersebut.

Pengangguran friksional dapat dikatakan sama ketika seseorang yang sedang menikmati masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan baru karena baru lulus kuliah atau memilih untuk pindah pekerjaan ke perusahaan lain. Pilihan yang dipilih tersebut dapat dikatakan sebagai pengangguran voluntary atau sukarela.

Contoh Pengangguran Voluntary (Sukarela)

Pemahaman tentang pengangguran ini sangat penting agar kita dapat mengidentifikasi jenis pengangguran dan mampu menemukan solusi dari permasalahan sosial ekonomi ini. Pengangguran voluntary memiliki beberapa contoh berikut contoh pengangguran voluntary,

  1. Pengangguran di Negara Inggris

Dibeberapa negara maju memang banyak yang memberikan subsidi pada pengangguran. Bagi mereka yang merasa malas maka memilih tidak bekerja namun sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah. Hal tersebut terjadi pada masyarakat di negara Inggris yang mengharapkan subsidi dari kerajaan yang akan memberikan uang setiap bulan.

Jumlah subsidi yang diberikan juga cukup untuk memeuhi segala kebutuhannya untuk kehidupan sehari-hari. Jenis subsidi yang ada juga menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing atau jumlah tanggungan.

  1. Ibu Rumah Tangga

Seorang ibu rumah tangga yang harus mengurus segala urusan yang dirumah. Ibu rumah tangga memutuskan untuk tidak bekerja dengan sukarela. Hal tersebut keputusan yang diambil berdasarkan urgensi masing-masing individu. Seseorang memiliki prioritas tersendiri dalam memilih tindakan yang akan dikerjakan.

Ibu rumah tangga yang tidak bekerja juga disebabkan adanya kesepakatan dengan suami. Kadang seorang suami tidak memperbolehkan istrinya untuk bekerja. Prioritas yang dilakukan ialah merawat anak dan mengerjakan pekerjaan dirumah.

  1. Seseorang yang Memiliki Persewaan Rumah

Seorang pemilik persewaan ruko, kontrakan, atau sejenisnya bisa terlihat tidak bekerja namun memiliki banyak uang hasil dari rumah yang disewakan tersebut. Orang tersebut memilih tidak bekerja dengan sukarela. Biasanya ia memiliki anggapan bahwa dirinya sudah mampu memenuhi arti kebutuhan dari tempat yang ia sewakan tersebut.

  1. Seseorang yang Memiliki Banyak Tabungan

Jumlah tabungan dalam bank akan menghasilkan bunga yang dapat dinikmati oleh para nasabah. Kadang seseorang malas bekerja maka akan memilih tidak bekerja kemuadian memanfaatkan bunga bank yang dimiliki.

Jumlah tabungan yang cukup besar akan menghasilkan bunga bank yang cukup tinggi. Bunga bank dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keadaan yang membuat orang tersebut sudah merasa puas sehingga tidak perlu bekerja lagi.

  1. Pewaris Kekayaan

Harta kekayaan yang melimpah kadang membuat seseorang sudah tidak memiliki tujuan untuk menghasilkan sesuatu. Banyak orang yang memilih tidak bekerja dengan segala fasilitas yang telah dimilikinya.

Seseorang yang memiliki harta warisan yang banyak yang diberikan langsung oleh keluarga sehingga tidak perlu bekerja keras untuk mengahasilkan pendapatan yang besar. Kekayaan yang dimiliki sudah cukup untuk memenuhi kebutuhannya selama beberapa tahun.

Cara Menyelesaikan Pengangguran Voluntary

Cara Mengatasi Pengangguran Voluntary
Menyelesaikan Pengangguran Voluntary

Pengangguran voluntary dapat diatasi dengan beberapa cara yang dapat diusahakan oleh pribadi masing-masing atau pemerintah. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan,

  1. Mendirikan industri padat karya

Industri padat karya akan membutukan banyak karyawan untuk setiap bagian. Pembagian suatu lini tertentu biasanya dibutuhkan lebih dari lima orang. Pekerjaan juga dibagi berdasarkan tahap-tahapyang akan dilakukan.

Industri padat karya akan membuat banyak orang terlibat dalam pekerjaan. Industri padat karya juga menghasilkan output dengan jumlah yang cukup banyak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pemenuhan kebutuhan dengan baik maka tidak akan terjadi kelangkaan.

  1. Menggalakkan home industri

Pekerjaan yang dapat dikerjakan di rumah merupakan sesuatu yang sangat menarik untuk pengangguran voluntary. Mereka yang merasa nyaman di rumah tapi tetap menghasilakan produk dan memiliki penghasilan sesuai dengan apa yang dikerjakan.

Home industri memiliki banyak jenis diantaranya makanan, kerajinan, pembuatan batik, dan lain-lain. Banyak kalangan yang tertarik jenis usaha ini sehingga diharapkan dapat mengurangi jumlah pengangguran voluntary.

  1. Peminjaman modal

Seseorang yang ingin mendirikan usaha kadang tidak memiliki uang yang cukup maka ia membutuhkan pinjaman dana. Pinjaman dana yang cukup besar akan membuat seseorang berani mengambil langkah untuk usaha yang ingin dijalankan.

Peminjaman dana juga memdorong seseorang untuk meningkat kemampuan untuk mengembangkan usaha yang telah ada. Semakin banyak modal yang dimiliki maka akan terdapat kesempatan yang besar untuk mengembangkan usahanya.

  1. Memberikan dorongan untuk investasi

Dorongan dari pemerintah untuk melakukan beberapa jenis investasi sehingga harta yang dimiliki tidak akan habis dalam hitungan waktu tertentu. Seseorang yang memiliki uang banyak dalam kurun waktu tertentu juga akan habis maka solusinya adalah dengan melakukan investasi. Investasi yang dilakukan tidak harus dalam jumlah yang besar namun harus berlatih untuk melakukan sesuatu yang menghasilkan.

  1. Memberikan pelatihan kepada masyarakat

Salah atu cara untuk meningkatkan kemampuan masyarakat ialah dengan cara memberikan tampahan kemampuan. Pelatihan dapat dipilih sebagai salah satu alternatif. Pelatihan dalam bidang yang diminati masyarakat dan langsung dapat dipraktekkan di lingkungan sekitar merupakan tempat yang sangat membuat mereka nyaman.

Peningkatan SDM juga dapat menambah pendapatan daerah. Semakin meningkat pendapatan daerah maka dapat menjadi salah satu indikasi peningkatan kemakmuran masyarakat dari segi ekonomi.

Dampak Pengangguran Voluntary

Apabila banyak seseorang yang merasa tidak membutuhkan pekerjaan maka akan menimbulkan banyak masalah pada perekonomian makro. Beberapa dampak yang dapat ditimbulkan akibat banyaknya pengangguran voluntary sebagai berikut,

  1. Pendapatan nasional menurun, hal ini terjadi dalam kurun waktu tertentu.
  2. Kemiskinan, tidak memiliki penghasilan maka tidak dapat memenuhi kebutuhan.
  3. Kriminalitas, hal yang paling mudah dilakukan untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan dengan cepat ialah dengan kejahatan.
  4. Beban psikologis, tekanan lain yang harus diterima kadang membuat diri seseorang tertekan.
  5. Kesehatan akan menurun, seiring dengan kesadaran masyarakat.
Kesimpulan

Banyak jenis pengangguran yang kita temui dalam lingkungan kita. Pengangguran tersebut memiliki motif yang berbeda-beda. Salah satunya pengangguran voluntary  yang sulit diatasi karena harus menumbuhkan kesadaran pada diri seseorang.

Pengangguran voluntary adalah pengangguran yang terjadi karena seseorang yang tidak memiliki nait untuk bekerja. Orang tersebut dengan sukarela memilih tidak bekerja terlepas dari segala keterbatasan yang ia miliki atau kemampuan yang ia miliki. Pengangguran voluntary menjadi pilihan bagi mereka yang baru saja menyelesaikan masa pendidikannya pada jenjang tertentu. Masa tunggu yang mungkin ingin dinikmati oleh orang-orang tertentu.

Itulah tadi penjelasan secara terperinci terkait dengan contoh pengangguran voluntary, cara mengatasi, dan dampaknya. Semoga bisa memberikan edukasi serta menambah khazanah ilmu pengetahuan bagi pembaca yang membutuhkannya.

Daftar Pustaka
  • Aisyah, M. N. 2009. Ekonomi untuk Kelas XI SMA dan MA. Jakarta: Penerbit CV. Sahabat.
  • Ismawanto. 2009. Ekonomi Jilid 2 untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
  • Eko, Y. 2009. Ekonomi Untuk Kelas XI SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Gambar Gravatar
Mahmudah, mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta yang saat ini sedang menempuh Program Studi Pendidikan Ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *